ADVERTORIAL

Bapperida Sulbar Gelar Bimtek Kebijakan Kepemimpinan Perempuan

BANNIQ.Id. Sulbar. Dalam rangka mendorong kebijakan kepemimpinan perempuan, Bapperida Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengadakan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Kebijakan Kepemimpinan Perempuan Perdesaan Provinsi Sulawesi Barat selama dua hari, mulai Senin (10/6/2024) hingga Selasa (11/6/2024) di Ruang RKPD Kantor Bapperida Sulbar.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Asdep Pengarusutamaan Gender Bidang Politik dan Hukum Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Iip Ilham Firman, dan Kepala DP3AP2KB Sulbar Amir selaku narasumber, serta sejumlah perwakilan dari perangkat daerah Sulbar yang hadir sebagai peserta.

RSUD Sulbar Hadirkan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Baru, Dirut: Pasien Gangguan Muskuloskeletal akan Secepatnya Tertangani

Menjadi narasumber pertama, Kepala Bapperida Sulbar Junda Maulana menyebut kebijakan kepemimpinan perempuan perdesaan sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam proses pengambil keputusan serta memiliki akses setara terhadap sumber daya dan peluang.

Pada kesempatan ini, Junda Maulana juga menjabarkan enam persoalan terkait kondisi perempuan di Sulawesi Barat, antara lain kesehatan perempuan, pendidikan perempuan, perkawinan anak, kepemimpinan perempuan, akses pangan dan ketenagakerjaan perempuan.

Terima Audiensi Kominfo Majene,Ridwan Sarankan Pelayanan Berbasis Digital dan Terintegrasi

“Untuk itu, diperlukan langkah penanganan untuk Strategi Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan, antara lain Kampanye Gerakan Stop Perkawinan Anak, Kampanye Gerakan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), Pengarusutamaan Gender (PUG) dengan membentuk Forum PUG dan Peningkatan Kabupaten Layak Anak (KLA) serta Pelatihan Kewirausahaan Perempuan, Pelatihan Kepemimpinan Perempuan dan Pelatihan Keterampilan di OPD, seperti Dispora, Disnaker dan Koperindag.” jelas Junda, Senin (10/6/2024).

Ditemui usai kegiatan, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Sulbar, Andi Almah Aliuddin menyampaikan Pelaksanaan ini kerjasama antara Koalisi Perempuan Indonesia dan Bapperida Provinsi Sulawesi Barat, untuk mencari solusi dan strategi penanganannya untuk tujuan yang diharapkan.

KKN hampir 2000 mahasiswa, Unsulbar Jelaskan Urgensi Anggaran Rp.700 juta

“Pelaksanaan 2 (dua) hari ini menghasilkan strategi, rencana aksi dan OPD pengampuh yang menjadi tolak ukur keberhasilan pelaksanaan.” ucap Almah.|***

× Advertisement
× Advertisement