ADVERTORIAL

Berbalut Keakraban, Jakarta Jadi Saksi Dua Tokoh Membincang Masa Depan Sulbar

BANNIQ.Id. Jakarta. Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti pertemuan dua tokoh penting Sulawesi Barat lintas generasi kepemimpinan.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka bertemu mantan Gubernur Sulbar H. Anwar Adnan Saleh (AAS) dalam sebuah perbincangan santai yang sarat makna, mempertemukan pengalaman masa lalu dan semangat pembangunan masa kini.

Stok Pangan Aman, Bulog Mamuju Pastikan Beras dan Minyak Cukup Hingga Setahun Ke Depan

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Sulbar Dr. Junda Maulana, mantan Sekprov Sulbar Dr. Muhammad Idris DP, serta Abdul Jawas Ghani dari tim SDK–JSM. Meski berlangsung sederhana, pertemuan ini mencerminkan pesan kuat tentang pentingnya kesinambungan arah pembangunan daerah yang dibangun di atas fondasi kokoh dan saling menghormati.

Anwar Adnan Saleh dikenal luas sebagai tokoh yang meletakkan dasar pembangunan Sulawesi Barat melalui penguatan infrastruktur dan sektor pertanian.

Dari WDP ke WTP, Kalan BPK Sulbar Apresiasi Khusus Pemkab Polman Atas Pembenahan Signifikan Tata Kelola Keuangan

Fondasi itulah yang kini menjadi pijakan bagi kepemimpinan Suhardi Duka, yang melanjutkan estafet dengan pendekatan kolaboratif dan inklusif demi mempercepat terwujudnya Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.

Gubernur Suhardi Duka kerap menegaskan prinsip bahwa pembangunan tidak lahir dari rivalitas, melainkan dari kesinambungan. “Yang baik kita lanjutkan, yang belum baik kita perbaiki,” menjadi pegangan dalam memimpin. Dari Jakarta, pertemuan ini menjadi penegasan bahwa Sulawesi Barat melangkah ke depan dengan menghormati jejak masa lalu, demi masa depan yang lebih kuat dan berkeadilan./***

BPK Sulbar Kembali Berikan Opini WTP untuk Pemkab Pasangkayu, Momentum Makin Memperkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

× Advertisement
× Advertisement