Bupati Mamuju Dialog dengan Hipmakar

Hits: 3

BANNIQ.Id.Mamuju.– Bupati Mamuju H. Habsi Wahid mengapresiasi langkah mahasiswa Kalumpang yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Kalumpang Raya (Hipmakar) Sulawesi Barat dalam menyalurkan aspirasinya ke Pemerintah daerah.

Hal tersebut dikemukakan Habsi saat menerima puluhan mahasiswa di ruang kerjanya, Senin (2/3/2020).

Menurut Habsi, dibawah pemerintahannya, ia membutuhkan pemuda-pemuda pengkritik demi kemajuan daerah.

“Kita butuh pemuda pengkritik. Dengan adanya kritikan yang baik tentu akan menjadi evaluasi pemda dalam membenahi daerah,” ucapnya.

Menurutnya, masukan-masukan dari mahasiswa memang perlu direspon. Namun apa yang diaspirasikan tidak semua harus terlaksana mengingat anggaran daerah yang begitu terbatas.

Ia mengatakan ada beberapa tuntutan Hipmakar diantaranya, mereka mempertanyakan status jalan yang ada di Bonehau Kalumpang. “Saya jelaskan bahwa status jalan ada tiga strategis, pertama jalan nasional, jalan provinsi dan kabupaten,” ujarnya.

Untuk jalan nasional sendiri, kata Habsi mulai dari Batu Ada hingga Seko dan tembus ke Kabupaten Luwu dan jalan ini terus genjot disetiap musrembang. “Jadi Pemda hanya mengusulkan ke provinsi kemudian provinsi menindak lanjuti ke pusat,” ucapnya.

Sementara jalan provinsi mulai dari Batua Ada hingga Seko dan jalan kabupaten itu yang berada di kecamatan dan desa.

“Jalan kabupaten sendiri itu sudah dikerjakan bekerjasama dengan PT. H. Kalla, mulai dari Batu Ada hingga Karama,” jelas Habsi.

Tahun ini, ada 48 infastruktur jembatan yang sementara dalam pengerjaan dan baru selesai 13 jembatan.

“Infrastuktur yang ada di Kalumpang dan Bonehau menjadi proritas pemda tahun ini termasuk tenaga guru dan medis kita khususkan dalam penerimaan CPNS,” beber Habsi.

Termasuk permintaan mahasiswa soal bibit jagung sudah tersalurkan mulai 2019 kemarin dan tahun ini tetap disalurkan.

“Baru-baru ini kita salurkan puluhan ton lebih bibit jagung melalui kegiatan sahabat rakyat di Kalumpang dan Bonehau,” aku Habsi.

Habsi mengatakan, proritas pembangunan tahun ini tertuju ke Kecamatan Bonehau dan Kalumpang. Pemerataan ini dilakukan agar masyarakat di daerah tersebut bisa menikmati apa yang selama ini belum terlaksana pada pemerintahan sebelumnya.

Habsi menambahkan, untuk pelayanan kesehatan, tahun ini Pemda telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp3 miliar lebih untuk pembangunan Puskesmas Satelit yang berada di Kecamatan Bonehau.

“April mendatang sudah mulai dikerjakan, termasuk penyediaan ambulance dan alat kesehatan,” jelas Habsi.|smd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *