Capai Hasil Program Kesehatan,Syaratnya Hubungan Provinsi dan Kabupaten Harus Terbina dengan Baik

Hits: 48

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, Dokter H.Alief,M.Kes(photo:smd)

BANNIQ.Id.Sulbar. Pembangunan Bidang kesehatan secara menyeluruh dapat tercapai bilamana Semua komponen yang terkait dapat membangun kordinasi dan hubungan yang baik antar lembaga yang menjalankan kewenangan pembangunan bidang kesehatan, tidak terkecuali pada institusi (Dinas) Kesehatan di Tingkat Provinsi dan Kabupaten. Jika tidak terbangun komunikasi dan kordinasi yang baik antara Dinas Kesehatan Provinsi dengan semua Dinas di Kabupaten,program pembangunan kesehatan tidak akan mencapai hasil maksimal.Demikian diutarakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar,dr.H.Alief,M.Kes.Di kantor Dinkes Sulbar,Senin(16/9/2019).

Pentingnya kordinasi dan komunikasi yang baik dengan kabupaten Sebutnya, karena berbicara masalah kesehatan, itu adanya di Kabupaten. ” Strong poin Masalah kesehatan itu ada di Kabupaten, posisi Dinas Kesehatan Provinsi berada pada fungsi monitoring,Evaluasi dan peningkatan kapasitas, jadi intinya Provinsi dan Kabupaten harus membangun komunikasi dan hubungan baik terkait penyelesaian Maslah kesehatan,” Imbuhnya.

Selain terbangunnya komunikasi dan Hubungan yang baik antara Provinsi dan Kabupaten, dalam penanganan masalah kesehatan, Dia juga mengatakan bahwa Dinas Kesehatan tersebut harus solid secara internal.

” Langkah pertama yang saya lakukan adalah Melakukan penguatan internal organisasi, tim saya di Dinas Kesehatan ini harus solid, agar hasil program dapat diraih secara maksimal,” Ujar Kadis yang Baru pekan lalu dilantik oleh Gubernur Sulbar,Ali Baal Masdar ini.

Terkait pelaksanaan program pembangunan kesehatan sesuia Visi Gubernur dan wakil Gubernur Sulbar yakni peningkatan Sumber daya manusia, dimana Pembangunan kesehatan itu menjadi salah satu pilar untuk mewujudkan hal tersebut, salah satunya penanganan Gizi Buruk dan stunting.

” Langkah strategis untuk penangananGizi Buruk dan stunting adalah bagaimana Stunting itu dipahami dengan baik,lalu setelah itu kita bicara penatalaksanaannya,misalnya dengan memberikan bimbingan kepada calon pengantin, program lain seperti 1000 hari kebidupan, ini juga adalah program yang nyata kita laksanakan untuk mendukung visi tersebut,” Pungkasnya.|smd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *