Demi Suksesnya Program Peringatan HUT RI ke 77, ASN Lingkup Pemprov Sulbar Diminta Menyumbang Bendera Merah Putih

      Komentar Dinonaktifkan pada Demi Suksesnya Program Peringatan HUT RI ke 77, ASN Lingkup Pemprov Sulbar Diminta Menyumbang Bendera Merah Putih

Hits: 52

Gambar Ilustrasi : Penjual Bendera Merah putih

BANNIQ.Id.Sulbar. Jelang Perayaan HUT RI ke 77 tahun 2022, Pemprov Sulbar memprogramkan gerakan 10 juta bendera, semula program ini dinilai merupakan program khusus menyambut HUT Kemerdekaan yang dibiayai oleh APBD atau APBN, ternyata ASN lingkup Pemprov diminta untuk menyumbang bendera merah putih tersebut. Meskipun metode pngumpulannnya beda-beda di tiap OPD, Ada yang setiap ASNnya menyumbang 2 bendera untuk satu orang ASN, ada juga yang sistim pengumpulannyan Per OPD.

” Oh mungkin per OPD tapi di tempat kami saweran dari ASN masing-masing mengumpulkan 2 Lembar,” jelas salah satu ASN di Pemprov Sulbar, Rabu(11/8).

Di OPD lain berdasarkan penelusuran Banniq.Id, dikumpulkan per OPD ada yang 100 Lembar dan ada juga 50 lembar bendara.

” Kalau kita per OPD, dan untuk Dinas Kominfo kita berhasil kumpulkan 100 lembar bendera,” jelas Kadiskominfo Mustari Mulla.

Terpisah, Kadis Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Amir Dado, membenarkan adanya partisipasi untuk menyumbang bendera merah putih jelang HUT RI, namun kata Amir OPD tidak membebankan ke Pegawai, karena dikumpul mewakili OPD yang dipimpinnya.

” Kalau kami di ESDM kami kumpul 50 lembar, beda-beda setiap OPD dan Kami tidak membebani staf,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Sulbar Herdin Ismail yang dikonfirmasi membenarkan adanya Hal ini dibenarkan Kepala Kesbang Pol Provinsi Sulbar,H.Herdin Izmail tentang permintaan kontribusi OPD untuk menyumbangkan Bendera merah putih.

” Sebagaimana surat yang ditandatangani Pak Sekda, hanya diminta Kontribusi sumbangan bendera kepada masing-masing Kepala OPD,” pungkasnya.

Penelusuran lain yang dilakukan Banniq.Id ke Penjual Bendera di Mamuju, yang laris manis karena kata mereka benderanya telah diborong oleh pegawai.

” Habis bendera pak, banyak diborong pegawai,” ucap salah satu penjual bendera di Mamuju. ***