ADVERTORIAL

Executive Meeting Badan Pemeriksa Keuangan, Pemkab Pasangkayu Tertinggi Persentase Penyelesaian Tindak Lanjut Pemeriksaan BPK

Bupqti Pasangkayu,Yaumil Ambojiwa usai mengikuti Executive Meeting BPK Sulbar(photo:Repro)

BANNIQ.Id. Mamuju. Bupati Pasangkayu H. Yaumil Ambo Djiwa. SH Didampingi Sekkab Pasangkayu  Rachmat Kannaturusi Menghadiri Acara Excutiv Meeting Di-Mamuju.

Yang dibuka langsung Pj. Gubernur Sulbar, Akmal Malik  pada acara Executive Meeting Dalam Rangka Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Negara Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sulbar di Kantor BPK RI Perwakilan Sulbar, Jl.Abd. Malik Pattana Endeng Mamuju, Jumat, 20 Januari 2023.

RSUD Sulbar Hadirkan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Baru, Dirut: Pasien Gangguan Muskuloskeletal akan Secepatnya Tertangani

Yang dihadiri Sekprov Sulbar, Muhammad Idris Dan Seluruh Kepala Daerah se-Sulawesi Barat.
Dalam arahannya, Pj Gubernur Sulbar menyampaikan, agar kepada seluruh Bupati untuk mempercepat penyelesaian tindak lanjut yang diarahkan oleh BPK, sehingga proses tata kelola keuangan di Tiap Kabupaten berjalan secara akuntabel dan efisien.

Sementara itu catatan BPK Sulbar tentang perkembangan penyelesaian tindak lanjut untuk Pemerintah Kabupaten Se Sulbar untuk semester II tahun 2022, Nilai rata-rata tingkat penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan pada seluruh entitas pemeriksaan BPK Sulbar belum mencapai target yang telah ditetapkan, yaitu sebesar
75%.

Terima Audiensi Kominfo Majene,Ridwan Sarankan Pelayanan Berbasis Digital dan Terintegrasi

Pemerintah Daerah yang telah mencapai target
Pemkab Pasangkayu → 87,29%
Pemkab Majene → 77,23%
Pemkab Mamasa → 76,16%
Pemkab Mamuju Tengah →75,16%.

“Alhamdulillahi Robbil alamin, kabupaten pasangkayu urutan pertama persentase tindak lanjut atas hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Sulbar melampaui target nasional ( 75 % ),” jelas Sekda Pasangkayu ,Rahmat Kannaturusi, S.Sos.Via Waatshaap,Sabtu(22/1).***

KKN hampir 2000 mahasiswa, Unsulbar Jelaskan Urgensi Anggaran Rp.700 juta

× Advertisement
× Advertisement