Gubernur Sulbar Tinjau Pembangunan Jalan Poros Nosu-Pana

Hits: 7


BANNIQ.Id.Mamasa. Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar meninjau sejumlah program yang sudah berjalan tahun ini. Peninjauan tersebut untuk memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan, serta menjadi bahan evaluasi untuk menyamakan persepsi dalam menentukan arah kebijakan menuju 2021. Salah satunya adalah jalan poros Nosu-Pana, yang merupakan salah satu akses jalan Mamasa-Toraja, Jumat, 18 Desember 2020.

“Sengaja kita bawa kesini, supaya tahu bagaimana itu Nosu bagaimana itu Pana,” kata Ali Baal, saat melakukan kunjungan Kerja di Desa Manipi, Kecamatan Pana, Mamasa,” Ujar Ali Baal.

Tahun ini , Pemprov Sulbar telah mengerjakan jalan rabat beton sepanjang tujuh kilometer dari Poros Mamuju-Mamasa menuju rute Kecamatan Nosu Mamasa. Jarak dari jalan poros menuju Nosu sepanjang 27 kilometer, dan dari Nosu ke Kecamatan Pana sekira 20 Kilometer. Jalan tersebut merupakan jalan strategis akses Toraja Mamasa.
Alibaal Menyebut, Nosu dan Pana memiliki potensi pertanian, perkebunan, dan wisata sehingga ia mengharapkan 2021 mendatang, tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak termasuk unsur forkopimda Sulbar mendorong agar pemerintah pusat memberikan perhatian kepada Sulbar.

” Semoga berjalan lancar , dan bisa dikerjakan puluhan kilometer lagi supaya membantu akses perekonomian masyarakat,” harap Ali Baal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar, Muh. Aksan mengatakan untuk tembus ke Pana masih ada sekira 50 kilometer kondisi jalan rusak berat. Namun, untuk menuntaskan itu tidak cukup hanya mengandalkan APBD . Diperlukan dukungan dana dari APBN.

“Kita butuh sekira 200 miliar lagi, minimal bisa kita kerjakan maksimal 20 kilometer dulu, sisanya kota lakukan pengerasan, paling tidak dapat memudahkan kendaraan melintas,” tutur Aksan.

Pekerjaan jalan di Nosu-Pana itu bergantung respon dari PT. SMI. Pihaknya sudah mengusulkan dana pinjaman dan diharapkan terakomodir 2021 mendatang.
“Secara bertahap, tahun ini 20 kilometer dulu, tahun depannya dikerja lagi sampai ke Pana,” ungkapnya.|frd/asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *