Jaga Ritme Pemerintahan Tetap Berjalan dengan Baik, Habsi-Irwan Minta Masukan Wartawan

Hits: 25

Bupati Mamuju,H.Habsi Wahid bersama Wakil Bupati Irwan Satya Putra Pababari saat kegiatan Kopi Morning di salah satu RM di Mamuju(photo:bnq)

BANNIQ.Id.Mamuju. Sikap Egaliter yang dimiliki oleh Bupati Mamuju Habsi Wahid dan Wakil Bupati Mamuju, H.Irwan Satyaputra Pababari sangat kental, hal itu terlihat dari Keteguhan jiwa mereka sebagai sosok memimpin yang terbuka terhadap saran dan kritik dari semua komponen masyarakat, termasuk kepada para pewarta yang setiap saat bergelut dengan informasi, tidak terkecuali dengan Informasi ataupun masalah yang ada di Pemkab Mamuju.

Di mata Habsi-Irwan, wartawan merupakan mitra yang dapat memberikan Infut dan penilaian terhadap lembaga baik pemerintah maupun swasta,karena darinya mereka setiap saat melihat, mendengar dan merasakan apa yang terjadi yang kemudian diolah menjadi sebuah berita.

” Kami menilai teman wartawan sebagai mitra yang dapat memberikan informasi terhadap apa yang telah kita lakukan di Pemerintahan, olehnya kami berharap Infut dari kawan-kawan terkait apa yang telah kami telah jalankan selama ini, baik dari aspek kebijakan maupun hal-hal yang berkaitan dengan regulasi, terkhusus lagi karena saat ini kita tengah menghadapi pilkada, tentu kami ingin masukan dari teman-teman agar ritme pemerintahan ini tetap terjaga dengan baik,” Urai Habsi kepada puluhan wartawan pada kegiatan kopi Morning, di RM Gayatri Mamuju,Jum’at (3/7/2020).

Untuk intensitas komunikasi terhadap persoalan yang ingin disampaikan oleh wartawan, Habsi meminta wartawan untuk mengkomunikasikan ke dirinya atau wakil bupati seacara langsung.

” Jika ada hal yang ingin disampaikan, tidak usah canggung dan seolah ada yang membatasi kawan-kawan, komunikasikan secara langsung ke saya atau pak wakil Bupati, pokoknya Silangsungngan saja,” Ucap Habsi penuh keakraban.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Mamuju,Irwan Satyaputr Pababari, juga meminta wartawan untuk memberi masukan terkait tugas pelayanan yang diberikan oleh Pemkab terhadap masyarakat. Terkhusus lagi dengan suasana pilkada saat ini, banyak kalangan yang menginginkan dirinya dan bupati memisahkan diri sebagai Bupati dan Calon Bupati.

” Kepada teman-teman wartawan kami meminta masukan sebagai instrospeksi kami sebagai pemerintah yang melaksanakan tugas pelayanan, kerap banyak kalangan kami diminta memisahkan peran Bupati dan Wakil Bupati dengan Balon Bupati dan Wakil bupati, kami pahami itu, tetapi terkadang mereka menghubungkan masalah dalam pelayanan dengan kami sebagai Balon di pilkada, hal seperti perlu kita cermati bersama,” Pungkasnya.|asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *