Jelang Rakor Optimalisasi Lembaga Penyiaran, KPID Sulbar Sambangi Diskominfo Majene

Hits: 2

Ketua KPID Sulbar,April Ashari bersama Komisioner KPID saat berbincang dengan Sekdis Kominfo dan persandian Majene,Sidri(photo:hms)

BANNIQ.Id.Majene– Jelang pelaksanaan Rapat Koordinasi Optimalisasi Peran Lembaga Penyiaran TV dan Radio yang akan dilaksanakan di Majene dalam waktu dekat ini. KPiD Sulawesi Barat melakukan silaturrahmi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Majene, Rabu 24/06/ 2020.

Empat.Komisioner KPID, Ketua dan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Prov. Sulawesi Barat. Ketua April Ashari dan Budiman Imran, didampingi Koordinator dan Anggota bidang PS2P Masram dan Urwa menyambangi Dinas Kominfo Majene.

Menurut Masram, KPID Sulbar ini silaturahim sekaligus mengharapkan kesedian Kadis Kominfo menjadi pembicara dalam Rakor Optimalisasi lembaga dan legalitas di kab. Majene. ” Kominfo adalah mitra kerja KPID Sulbar di daerah, tentu mempunyai misi yang sama dengan KPID dalam menata Lembaga penyiaran di daerah ini”, kata Masram.

Masram, menjelaskan dalam kegiatan yang diikuti ini tentu KPID oleh lembaga penyiaran baik Tv dan radio secara terbatas dan tentunya dimasa new normal yang masi pandemi, “Panitia pelaksana tetap melalukan sesuatu dengan protokoler kesehatan dengan jaga jarak, pake masker dan diupayakan sebelum acara semuanya di periksa suhu tubuhnya”, jelas Masram

Usai melakukan koordinasi dengan Kominfo Majene, KPID Sulbar didampingi Sekertaris Kominfo, Sidri memantau kondisi ruangan dan pra sarana Lembaga Penyiaran Publik Lokal.(LPPL) Radio Mammis Majene.

Untuk diketahui, Radio milik Pemda Majene ini memgudara pada frekuensi 91.9 Mhz . Dan berada dalam lokasi Kantor daerah, selama ini eksis mengudara menyampaikan informasi kepada masyarakat atas aktifitas Pemda Majene.

Komisioner KPID Sulawesi Barat juga bertandang ke Polres Majene, dan diterima oleh Kasat Reskrim. Dalam pertemuan tersebut KPID Sulawesi Barat menyampaikan akan melakukan penertiban kepada LP yang tidak mengantongi izin (legalitas) dalam memancarkan siarannya, tentunya dengan “back up” pihak kepolisian sebagai institusi penegak hukum.

Koordinasi ini sebagai wujud optimisme membangun penguatan sinergitas terhadap pemangku kepentingan (stakeholders) penyiaran, agar kedepan lembaga penyiaran terus meningkatkan tayangan sehat, mencerahkan dan mendidik ke tengah² masyarakat Majene, dan Sulawesi Barat pada umumnya.|hms/asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *