ADVERTORIAL

Kadisdaperin Mateng Sebut Pengelolaan Retribusi Pasar Harus Transparan

BANNIQ.Id.Mateng. Guna menjaga soliditas dan kerjasama yang baik antara sesama staf Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Mateng, Kadis Dagperin H.Bahri Hamzah pimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Retribusi Pelayanan Pasar Tahun 2020 yang bertempat di Kantor Pelayanan Pasar Rakyat Topoyo, Selasa (14/7/2020) diikuti oleh Sekretaris Disdagperin Muh. Ilyas, Kepala Bidang Prasarana Pasar Sudir, S.Pd, Kepala Pasar, Kolektor dan petugas pasar lainnya.

Kepala Disdagperin Mateng H. Bahri Hamsah dalam arahannya memyampaikan bahwa rapat hari ini untuk menjaga soladaritas dan kerjasama sekaligus meningkatkan tugas dan tanggung jawab kita.

RSUD Sulbar Hadirkan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Baru, Dirut: Pasien Gangguan Muskuloskeletal akan Secepatnya Tertangani

“Kita harus sepaham, sependapat dan sepakat agar pasar kita dapat berjalan lancar, tertib, aman terkendali dan lebih-lebih kepada retribusi yang dikelola,” ungkap bahri.

Dijelaskan Lebih jauh oleh Bahri bahwa adapaun kemajuan suatu daerah itu tergantung dari PAD. Untuk itu kata dia Ada beberapa pasar yang kembali diaktifkan dengan tujuan agar dapat menghidupkan perekonomian masyarakat dan tentunya tujuan kita yang lain adalah PAD, karna jika pasar bertambah maka otomatis PAD juga akan naik.

Terima Audiensi Kominfo Majene,Ridwan Sarankan Pelayanan Berbasis Digital dan Terintegrasi

Untuk memaksimalkan pemasukan PAD yang bersumber dari Retribusi Pasar tersebut, maka dalam pengelolaannya haruslah transparan.

“Dalam pengelolaan retribusi pasar kita harus trasparan dalam pengelolaannya juga kita harus pro aktif, pelaporan setoran kebendahara penerima harus perbulan.|EE/S

KKN hampir 2000 mahasiswa, Unsulbar Jelaskan Urgensi Anggaran Rp.700 juta

× Advertisement
× Advertisement