BANNIQ.Id. Mamuju. Ketua DPD PDIP Sulbar Dr.Ir AgusAmbo Djiwa Melantik 11 Pengurus PAC PDIP SE Kabupaten Mamuju, Pada hari Senin 27 April 2026 di Wisma Malaqbiq Mamuju. Hadir pada kegiatan ini Jajaran Pengurus DPD PDIP Sulbar antara lain Sekum Charles Wiseman,SH, Putu Suardana, Habsi Wahid, Ketua DPC PDIP Mamuju Ado Mas’ud, Sekertaris Andi Abd.Malik, Anggota DPRD Mamuju Fraksi PDIP Alfaiz Muhamad, Iztiqlal Izmail dan Jensen Sempo.
Kegiatan pelantikan ini diawali dengan Musyawarah Anak cabang (Musancab) seperti yang telah dilaksanakan juga di Tiga Kabupaten Yakni Mamasa, Polman dan Majene, Sesuai jumlah Kecamatan di Mamuju, 11 PAC Berhasi memilih ketua PAC, yakni PAC Mamuju, Simboro, Tapalang, Tapalang Barat, Bala-balakang, Kalukku, Tommo, Sampaga, Papalang, Kalumpang dan Bonehau.
Melalaui sambutannya, Agus Ambo Djiwa menyampaikan kepada ratusan Kader PDIP Mamuju yang menghadiri Musancam untuk solid memperjuangkan misi PDIP Hingga ke pelosok desa.
” Setelah pelantikan pengurus 11 PAC PDIP Hari ini, upaya selanjutya adalah pemilihan ketua PSIP di Tingkat desa, karena hal ini penting untuk menggerakkan mesin politik hingga ke akar rumput,” Jelasnya.
Dijelaskan, Keberadaan pengurus di Tingkat desa juga sangat penting sebagai mediator penghubung di tingkat masyarakat tentang apa yang menjadi masalah dan kebutuhan masyarakat khususnya yang menyangkut peningkatan ekonomi keluarga melalui produki Pertanian.
” Keberadaan pengurus hingga ke tingkat paling bawah dalam hal ini desa, sangat penting sebagai mediator pengubung jika ada program bantuan yang ingin kita intrvensi dalam kaitan peningkatan ekonomi keluarga melalui produksi pertanian dan perkebunan,” Pungkasnya.
Di Tempat yang sama, Sekum Charles Wiseman memotivasi kader PDIP dengan semangat nasionaisme dan memperjuangkan aspirasi wong cilik sebagai ciri dari semangat kaum marhaen, terutama dalam menghadapi persoalan bangsa saat ini.
” Kenapa kita perlu berikrar saat pelantikan, karena itu adalah amanah dan tanggung jawab partai yang kita emban, PDIP Selalu hadir dengan konsistensi sikap untuk tidak bergabung dengan pemerintah, tetapi PDIP Hadir memberi kritikan scara obyektif, kalau baik atau benar kita sampaikan ke presiden bahwa kebijakan itu baik atau benar tapi jika salah kita sampaikan salah,” Jelas Charles.
Dengan segala problematika yang dihadapi bangsa saat ini kata charles PDIP harus berkontribusi memberikan solusi atas problem yang dihadapi.
” Sekarang ini bangsa kita dalam keadaan miskin, miskin moral, etika dan problem sosial seperti kendala fiskal di daerah karena efesiensi anggaran tapi di Pusat malah menghamburkan anggaran dengan pembentukan dan penambahan lembaga dan wamen, disini PDIP Harus hadir menyampaikan kritik,” Pungkasnya./***







