BANNIQ.Id. Majene. Kabupaten Majene sukses menjadi tuan rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung selama tiga hari, 28–30 Juli 2026. Puncak peringatan digelar pada Kamis (30/7/2026) dengan mengusung semangat memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Rangkaian kegiatan Harganas diisi dengan berbagai agenda, di antaranya peluncuran Program TAMASYA, pengukuhan dan pelantikan Pengurus Forum Generasi Berencana (GenRe) Provinsi Sulawesi Barat, seminar Hari Kependudukan, pelantikan dan pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPD IPeKB), jalan santai, serta lomba karaoke dan sambung lagu yang melibatkan masyarakat.
Bupati Majene, Dr. H. A. Achmad Syukri, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Majene sebagai tuan rumah Harganas ke-33 tingkat provinsi. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk terus memperkuat pembangunan keluarga di Sulawesi Barat.
Dalam sambutannya, Achmad Syukri menyoroti tema Harganas tahun ini, “Ayah Wajib Hadir”. Ia menegaskan bahwa peran ayah tidak lagi sebatas sebagai pencari nafkah, tetapi harus hadir secara utuh dalam proses tumbuh kembang anak.
“Ayah harus terlibat sejak dini, mulai dari mengantar anak ke sekolah, mendampingi saat belajar dan bermain, memberikan dukungan ketika anak menghadapi persoalan, hingga bersama ibu bertanggung jawab dalam perencanaan dan menjaga kesehatan keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran ayah dalam kehidupan keluarga merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.
Puncak peringatan Harganas ke-33 turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Sulawesi Barat Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan yang mewakili Gubernur Sulawesi Barat, Danrem 142/Tatag, Wakil Bupati Majene, Wakil Bupati Polewali Mandar, Ketua IPeKB Pusat, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, unsur intelijen daerah, perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, para Kepala BKKBN kabupaten se-Sulawesi Barat, serta ratusan peserta dari berbagai daerah.
Peringatan Harganas ke-33 di Majene diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun keluarga yang tangguh sebagai pondasi lahirnya generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing./***











