ADVERTORIAL

Melayat ke Rumah Duka Almarhum Sudirman Rasyid, Bupati Majene Merasa Kehilangan Sosok Legendaris Pencipta Lagu Daerah

Bupati Majene,Dr.H.Andi Achmad Syukri saat melayat di rumah Duka Almarhum Sudirman Rasyid,legendaris pencipta Lagu Daerah(foto:repro

BANNIQ.Id. Majene – Penyanyi legandaris dan pencipta lagu daerah Mandar, Sudirman Rasyid Berpulang ke Rahmatullah pada Minggu malam, 9 Maret 2025 pukul 21.30 WITA.

Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di rumah duka di Lingkungan Camba, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae setelah beberapa bulan terakhir intens mendapatkan perawatan medis di RS akibat penyakit stroke yang ia derita.

RSUD Sulbar Hadirkan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Baru, Dirut: Pasien Gangguan Muskuloskeletal akan Secepatnya Tertangani

Bupati Majene Andi Achmad Syukri yang sedang perjalanan ke Mamuju merasa terkejut mendapatkan kabar duka bahwa sahabat karibnya Sudirman Rasyid telah meninggal dunia di usia 72 tahun.

“Kita kehilangan sosok pencipta lagu dan penyanyi lagu daerah di tanah jazirah Mandar. Almarhum sosok pribadi yang baik. Perkenalan saya dan almarhum saat saya terangkat ASN di Mamuju sekitar tahun 90-an. Banyak kenangan manis yang kami lalui bersama, Saat itu, kedekatan saya dan almarhum begitu erat, mungkin kami terpisah diwaktu itu saat jam tidur. Semoga Almarhum Husnul khatimah,” kata AST sapaan akrab Bupati Majene saat melayat ke rumah duka di Camba, Senin, 10/3/2025.

Terima Audiensi Kominfo Majene,Ridwan Sarankan Pelayanan Berbasis Digital dan Terintegrasi

Dimata Bupati, sosok Almarhum merupakan sahabat yang baik. Bahkan beliau sempat menggarap lagu bertajuk Asabarang yang dinyanyikan istri Bupati Majene, Hj.Najmah Andi Syukri. Lagu ini bertepatan saat AST nonjob tanpa jabatan dalam rentang lima tahun. Berkat kesabaran inilah membuat AST kuat dan kini sudah menjabat Bupati Majene dua periode.

“Lagi itu diciptakan almarhum yang penuh makna bagi perjalanan kehidupan rumah tangga kami yang penuh suka dan duka kala itu. Banyak lagi yang berhasil diciptakan baik lagi Mandar, Mamuju dan bahkan lagu Mamasa,” ujarnya.

KKN hampir 2000 mahasiswa, Unsulbar Jelaskan Urgensi Anggaran Rp.700 juta

AST mengatakan, sebetulnya masih ada agenda yang harus saya urus di Mamuju. Setelah pertemuan dengan pak gubernur Sulbar maka Insya Allah hari ini balik ke Majene untuk melayat ke rumah duka

“Mari doakan almarhumah dengan mengirimkan alfatihah. Bagi keluarga yang ditinggalkan agar bisa sabar menghadapi ujian ini,” tutupnya./***

× Advertisement
× Advertisement