BANNIQ.Id. Majene. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sembilan fakultas di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) dalam rangka pembentukan organisasi kemahasiswaan tingkat universitas, yakni Presidium Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat.

Kegiatan yang mengusung tema “Menorehkan Sejarah, Menggerakkan Perubahan” ini berlangsung di Aula Penginapan B’Nusabila, Kabupaten Majene, Sabtu, 20 Desember 2025.
Mubes tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Rektor III Unsulbar Dr. Jamil Barambangi, M.Pd, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Kesehatan, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Peternakan dan Perikanan, serta Ketua Kelompok Kerja Humas Unsulbar.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Unsulbar mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang berupaya menghidupkan kembali organisasi kemahasiswaan tingkat universitas.
“Saya mengapresiasi seluruh BEM fakultas yang berinisiatif membentuk Presidium Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat sebagai wadah berkumpulnya seluruh BEM fakultas, sehingga terjalin kebersamaan dalam menyikapi berbagai persoalan yang ada,” ujar Dr. Jamil dikutip dari web Unsulbar Ac.Id, Rabu(24/12/25).
Ia juga menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi kelembagaan mahasiswa yang sebelumnya sempat vakum.
“Tema ini sangat tepat karena momentum kegiatan ini menorehkan sejarah dengan terbentuknya Presidium Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat. Padahal beberapa waktu lalu sudah sempat terpilih Ketua BEM Universitas, namun tidak kunjung dilantik,” tegasnya.
Melalui proses musyawarah mufakat, forum menetapkan Suriani dari BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebagai Ketua Umum, dan Aldi dari BEM Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Hukum (FISIPKUM) sebagai Wakil Ketua Umum Presidium Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat./ham-asd






