Puluhan Nakes Terpapar Covid 19, Pelayanan RSUD Mamuju Ditutup Sementara

Hits: 930

Kepala Bagian pelayanan Medik RSUD Mamuju,dr.H.Jumakil Syam,M.Kes(photo:banniq.id)

BANNIQ.Id.Mamuju.Puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSUD Mamuju dinyatakan terpapar Covid 19, atas kondisi tersebut pihak RSUD Menutup sementara pelayanan mulai hari ini,Jumat,30/7/2021 sampai proses tracking dan PCR terhadap Nakes lainnya selesai dilakukan.

Perihal terpaparnya Covid 19 Nakes di RSUD Mamuju dibenarkan oleh Kepala Bagian Pelayanan Medik, dr. H. Jumakil, Syam,M.Kes. Menurutnya Penutupan RSUD Mamuju untuk menghindari penyebaran Covid 19 di RSUD menyusul banyaknya Nakes dan beberapa Manajemen RSUD yang terpapar Covid 19.

” Kita tutup sementara untuk menghindari penyebaran Covid 19 di RSUD menyusul banyaknya Nakes dan beberapa pihak manajemen yang positif Covid 19, dan penutupan ini berdasarkan pertimbangan rekan sejawat sambil menunggu hasil tracking dan pemeriksaan PCR,” terang dr.H.Jumakil Syam,pada laman ini ketika ditemui di Kediamannya di Perumahan Puri Mutiara Korongana Rangas Mamuju,Jum’at (30/7/2021).

Disebutkan, hasil pemeriksaan terhadap perawat di UGD Minggu lalu terdapat sekira 20 nakes yang positif, kemudian di bagian Poli juga dari 13 yang tracking 11 yang dinyatakan positif.

“Minggu lalu kita sudah periksa di UGD ada 20 yang positif, kemudian ada juga di perawatan dan di bagian manajemen dan poli.kita sudah lakukan tracking dari 13 yang kita tracking 11 positif, 5 diantaranya dokter, pokoknya banyak yang positif, sekitar 80%, puluhanlah yang positif,” Imbuh dr Jumakil.

Agar pelayanan berjalan jelas dr Jumakil, pihak nakes yang memiliki riwayat kontak dengan mereka yang positif semua dilakukan tracking dan tes PCR,Dan jika hasilnya keluar satu dua hari, yang dinyatakan negatif akan kembali masuk untuk memberi pelayanan.

” Saat ini kita tracking semua kepada nakes yang memiliki riwayat kontak dengan nakes yang positif juga kita lakukan tes PCR, dan mereka yang dinyatakan negatif, kami akan perintahkan untuk tetap masuk memberi pelayanan, moga hasilnya keluar satu atau dua hari ini,”harapnya.

Untuk nakes yang positif masih kata Jumakil sebahagian besar dari mereka hanya melakukan isolasi mandiri, karena rata-rata yang dinyatakan positif tersebut tidak bergejala.

” Untuk nakes yang dinyatakan positif, tidak dirawat, kita hanya mengedukasi untuk melakukan Isolasi mandiri karena sebahagian besar mereka yang terjangkit tidak bergejala,”simpulnya |asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *