ADVERTORIAL

Sutinah Sebut Kata Kunci Untuk Penanganan Stunting adalah Kolaborasi

BANNIQ.Id.Mamuju. Bupati Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) Sitti Sutinah Suhardi mengungkap stunting masih jadi persoalan besar di Mamuju. Dia lantas mendorong langkah kolaborasi semua pihak untuk untuk menekan angka stunting.

“Kita terus mendorong langkah kolaborasi dari semua pihak untuk menekan angka stunting,” ujar Sutinah usai menghadiri kegiatan di Hotel Maleo Mamuju, belum lama.ini.

RSUD Sulbar Hadirkan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Baru, Dirut: Pasien Gangguan Muskuloskeletal akan Secepatnya Tertangani

Sutinah menjelaskan sejak awal pemerintahan yang dipimpinnya, pihaknya telah melakukan langkah strategis untuk menurunkan angka prevalensi stunting.

“Dan hasilnya sudah mulai terlihat dari capaian yang ditunjukkan tahun lalu,” bebernya.

Terima Audiensi Kominfo Majene,Ridwan Sarankan Pelayanan Berbasis Digital dan Terintegrasi

Lebih jauh, ia mengaku secara khusus Mamuju menjadi salah satu daerah di Sulbar dengan progres penurunan angka stunting yang paling signifikan. Pada 2019 sebelumnya mencapai 43,6 persen kemudian turun menjadi 30,3 persen pada tahun 2021.

“Namun capaian tersebut dirasakan masih belum cukup untuk mendorong daerah ini terbebas dari Stunting,” imbuhnya.

KKN hampir 2000 mahasiswa, Unsulbar Jelaskan Urgensi Anggaran Rp.700 juta

Saat ini, kata Sutinah, pihaknya tengah menyiapkan berbagai program untuk menekan angka stunting. Ia juga mengajak semua pihak untuk terlibat.

“Tahun ini pemerintah Kabupaten Mamuju telah menyiapkan sejumlah program khusus untuk kembali melakukan langkah dalam mengatasi persoalan stunting,” imbuhnya.|***

× Advertisement
× Advertisement