ADVERTORIAL

Tinjau Lokasi Tambang di Beru-Beru dan Galung, Tim Terpadu Dialog dengan Warga

BANNIQ.Id. Mamuju.Pemprov Sulbar Turunkan Tim Evaluasi ke Dua Lokasi Tambang, Warga Sampaikan Keluhan

RSUD Sulbar Hadirkan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Baru, Dirut: Pasien Gangguan Muskuloskeletal akan Secepatnya Tertangani

Pemprov Sulbar Evaluasi Izin Tambang, Tim Tinjau Dua Lokasi di Kalukku

MAMUJU – Tim Satuan Terpadu Pemprov Sulbar melakukan peninjauan lokasi titik penambangan di muara sungai Beru-beru dan di Galung Kecamatan Kalukku, Rabu 28 Mei 2025.

Terima Audiensi Kominfo Majene,Ridwan Sarankan Pelayanan Berbasis Digital dan Terintegrasi

Peninjauan ini dilakukan dalam rangka evaluasi seluruh izin tambang yang ada di Sulbar sebagai komitmen Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Sulbar Mayjen (Purn) Salim S Mengga.

Ketua Tim Evaluasi Tambang Amujib mengatakan hari ini sudah dilakukan investigasi lapangan dan mendengarkan informasi serta data maupun masukan dari masyarakat setempat.

KKN hampir 2000 mahasiswa, Unsulbar Jelaskan Urgensi Anggaran Rp.700 juta

“Tentunya data itu terus kita tambah untuk bisa komprehensif kita dalam menganalisa dalam suatu masalah dan melihat persoalan ini secarah utuh,” kata Amujib.

Ia menambahkan beberapa hal yang tentunya ingin disampaikan masyarakat atas kondisi informasi-informasi didapatkan atas investasi maupun masalah pertambangan.

“Jadi dirangkum semua tadi, bukan hanya melihat narasi-narasi yang disampaikan masyarakat, tetapi kita akan melihat nanti secara vaktual. Semua sektor sudah hadir,” ungkapnya.

Pemuda Kalukku Barat sekaligus Korlap Aksi penolakan tambang Zulkarnain menyampaikan rasa syukur karena tim evaluasi turun langsung melihat dan mendengar keluhan warga.

“Harapan kami hari ini supaya tim evaluasi betul-betul bisa bekerja dengan baik dan normatif. Tidak condong kepada pemilik tambang maupun pihak tertentu,” ucapnya.

Masyarakat menyampaikan semua keluh kesahnya dan mereka menyambut baik kehadiran tim evaluasi yang dibentuk Pemprov Sulbar.

“Kami sudah memberikan hasil laporan dan dokumen bukti. Kita sudah serahkan salah satunya pemalsuan tanda tangan dan penolakan warga yang sudah disampaikan,” tandasnya./***

× Advertisement
× Advertisement