Jumat, Juli 12, 2024

Tudingan ke Pemprov Atasnamakan Unimaju Kelola Anggaran Stunting Rp.2 M, Rektor Klarifikasi

- Advertisement -

Aksi Unras Mahasiswa Unimaju pekan lalu di depan Kantor Gubernur Sulbar terkait dugaan Pemprov atasnamkan Unimaju dalam Pengelolaan Anggaran Stunting(foto: Banniq.id)

BANNIQ.Id. Mamuju–Polemik terkait Flyer yang mengatasnamakan Alumni dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju terkait isu adanya anggaran sebesar Rp2 Miliar melalui MoU Antara Pemprov Sulbar dan Unimaju tidaklah benar.

Hal itu diklarifikasi langsung oleh Rektor Unimaju Muh. Tahir yang ditembuskan ke Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Sulbar melalui Press Release dari Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Mamuju, per tanggal 1 Januari 2024, ditandatangani langsung oleh Rektor Unimaju Muh. Tahir.

Berikut Isi Press Release:

Terkait Beredarnya Flyer yang mengatasnamakan Alumni dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju. Serta beredamya berita di berbagai media terkait hal tersebut, maka dengan ini Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju Menyampaikan beberapa Hal

  1. Bahwa adanya bantuan dari Dinas Kesehatan Pemprov Sulawesi Barat terkait penanganan staunting sejumlah 2 Miliar ke Universitas Muhammadiyan Mamuju adalah tidak benar.
  2. Tidak benar bahwa Pj Gubernur Sulawesi Barat Mempermainkan dan Menjual Kampus Universitas Muhammadiyah Mamuju sebagai Jualan Proyek penanganan Stunting
  3. Tidak benar adanya bahwa Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat telah mencaplok nama Universitas Muhammadiyah Mamuju dalam Program Penanganan Stunting
  4. Bahwa dalam Penanganan Stunting, belum pernah ada MOU antara Universitas Muhammadiyah Mamuju dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.|***
Baca Juga >>   Kembali Giat Kerja Bakti di Jalan Arteri Mamuju, Kadis Perkim : Kesadaran Masyarakat Mulai Tumbuh Tentang Pentingnya Lingkungan yang Bersih
BERITA TERKAIT

Berita Populer

Komentar Pembaca

error: