ADVERTORIAL

Wakil Ketua DPRD Sulbar Berharap Pembangunan Asrama Mahasiswa Sulbar di Cawang Jadi Perhatian Pemprov

Wakil Ketua DPRD Sulbar.Munandar Wijaya bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Ajbar Abd Kadir saat berada di Gedung Asrama Mahasiswa Sulbar di Cawang Kramat jati yang sementara direhab(foto;Repro)

BANNIQ.Id. Sulbar. Wakil ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya beberapa hari lalu berkunjung sekaligus bersilaturrahim dengan mahasiswa Sulbar, penghuni asrama mahasiswa Sulbar di Cawang Jalarta Timur, yang saat ini gedung asrama masih dalam proses pembangunan.

Dari kunjungan tersebut Munandar yang memantau langsung progres pembangunan asrama yang mulanya sebagai Mess Anggota DPRD Sulbar tersebut, menilai kondisi gedung tersebut memang belum layak untuk ditinggali.

RSUD Sulbar Hadirkan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Baru, Dirut: Pasien Gangguan Muskuloskeletal akan Secepatnya Tertangani

” Jadi kemarin itu silaturahmi dengan beberapa mahasiswa sulbar yang kuliah di Jakarta dan seligus saya kunjungi Asrama Mahasiswa yang ada di Cawang Jakarta timur dari pantauan, saya melihat Kondisinya memang belum layak untuk ditinggali mahasiswa, gedungnya belum selesai bahkan gedung yang ada itu sudah mulai rusak lagi palponnya,” Jelas Munandar, Kamis (23/1/25).

Olehnya Dirinya berharap agar pemprov betul-betul memperhatikan asrama tersebut.

Terima Audiensi Kominfo Majene,Ridwan Sarankan Pelayanan Berbasis Digital dan Terintegrasi

“Asrama mahasiswa cawang itu harus di jadikan perhatian juga oleh pemprov, jangan di abaikan,” harapnya..

Untuk tahun ini lanjut Munandar, Tahun ini Pemprov kembali menganggarkan sebesar RP.1.3 M untuk lanjutan pembangunannya.

KKN hampir 2000 mahasiswa, Unsulbar Jelaskan Urgensi Anggaran Rp.700 juta

“Mudah mudahan dengan anggaran itu sudah cukup untuk minimal dulu bisa mahasiswa tempati asrama itu. Karna akan makin rusak kalau tidak dihuni,” Ucapanya.

Ketua Bappilu PAN Sulbar ini juga menyarankan ada variasi fasilitas kamar seperti pendingin, mestinya ada sebahagian kamarnya yang menggunakan kipas angin.

” Konsep kamarnya juga jangan AC semua, harus didesign kipas sebagian besar karna token atau tagihan bulanan listriknya juga akan jadi beban kalau semua kamar pakai AC,” jelasnya.

Selain itu lanjut Munandar, dari penyampaian Mahasiswa juga berharap di asrama itu dilengkapi semacam ruangan atau bangun Gedung pertemuan agar bisa mereka manfaatkan sebagai tempat pertemuan maupun untuk berdiskusi

Dirinya juga berjanji akn terus mengawal proses pembangunan asrama tersebut.

“Insyaallah saya akan kawal, dan termasuk pembahasan tahun ini akan kita dorong untuk APBD 2026 untuk menuntaskan pembangunan Asrama itu,” pungkasnya.|***

× Advertisement
× Advertisement