Warming Up Festival Majene Kota Tua, Kadispar Sulbar Serahkan Photo Klasik Berusia 100 Tahun ke Museum Mandar

Hits: 279

Kadispar Sulbar Farid Wajdi saat menyerahkan Photo Klasik Produksi Tahun 1902 ke Kadisbudpar Majene,Hj.Andi Beda Basaroe di Musemu Mandar Majene(photo:banniq.id)

BANNIQ.Id.Majene.Menyambut even Festival Majene  Kota Tua yang  akan dilaksanakan awal Agustus bulan depan, Dinas Pariwisata Provinsi Sulbar melakukan kegiatan Warming Up (Pemanasan-red)  dengan menyerahkan sebuah photo klasik obyek perkampungan di Majene produksi photo tahun 1902, ke museum Mandar Majene.

Penyerahan tersebut berlangsung hari ini,Rabu (21/7/2021) oleh Kadispar Sulbar, Drs Farid Wajdi,M.Si yang diterima oleh Kadis Kebudayaan dan Pariwisata(Budpar) Majene,Dra.Hj.Andi Beda Basaroe di Museum Mandar Majene.

” Hari ini kita serahkan satu bingkai  Photo produksi tahun 1902, photo ini akan menambah koleksi benda atau karya bersejarah di museum Mandar Majene,” jelas Farid via gawainya.

Momen penyerahan photo klasik tersebut, sambung Farid, juga sebagai Warming Up festival kota tua Majene yang akan digelar bulan depan, dengan penerapan Prokes secara ketat.

” photo ini juga sebagai Warming Up pelaksanaan Majene Kota Tua yang akan kita gelar bulan depan, photo ini bisa disaksikan oleh masyarakat secara virtual dengan teknologi Goggle maps, mengingat kita masih berada pada masa Pandemi saat ini, atau bisa juga datang ke museum tetapi dengan pembatasan dan penerapan Prokes secara ketat,” imbuhnya

Rangkaian kegiatan festival Majene kota tua tersebut juga akan dilaksanakan secara virtual,hibryd dan ofline, sehingga sebut farid pelaksanaannya dengan #Saksikan Festival Majene Kota Tua di Rumah Saja.

” Jadi karena saat ini kita masih dalam situasi pandemi, pelaksanaan festival kota tua nanti kita akan gelar secara virtual, meskipun ada kegiatan ofline tapi dengan peserta yang sangat terbatas dan penerapan Prokes secara ketat, makanya pelaksanaannya,# Festival Majene Kota Tua di Rumah saja,” Ungkapnya.

Ditambahkan, dengan momen festival tersebut, destinasi wisata yang dimiliki Majene diharapkan akan semakin berkembang dan dikunjungi oleh wisatawan, Karena di Majene memiliki haritage yang mirip di jogjakarta.

” kita berharap melalui festival ini, destinasi wisata di Majene akan semakin berkembang dan ramai dikunjungi wisatawan, Karena Majene memiliki beberapa Haritage seperti di Jogja, ada kerajaan tua, ada bangunan tua peninggalan Belanda, ada museum untuk educational Tourism bagi pelajar, pokoknya di kawasan Taman Kota di Majene nantinya suasananya akan seperti kawasan Malioboro di jogja,” tandasnya.

Guna obesesi itu dapat dicapai masih kata Farid, dukungan Pemkab Majene sangat dibutuhkan, terutama terbangunnya suasana kota Majene yang bersih,sehat dan nyaman oleh pengunjung atau wisatawan.

” untuk kesuksesan kegiatan ini dan agar pengunjuang atau wisatawan yang akan datang ke Majene nanti terpikat dan terkesan dengan pesona wisata yang dimiliki, dukungan Pemkab sangat dibutuhkan untuk memberi sentuhan suasana yang bersih, sehat dan nyaman,” simpulnya.|asdar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *