ADVERTORIAL

Tekan Angka Stunting, Siapkan Program Penunjang Berupa Program Asupan Pangan Bergizi

BANNIQ.Id.Mamuju., Pemkab Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) tengah menyiapkan program asupan pangan bergizi bagi anak-anak. Langkah itu diambil untuk menekan angka stunting.

“Tahun ini pemkab menyiapkan berbagai program untuk mengatasi persoalan stunting. Salah satunya melalui ketahanan pangan yang akan menyiapkan program asupan pangan bergizi bagi anak-anak,” ungkap Bupati Mamuju Sutinah Suhardi usai menghadiri kegiatan di Hotel Maleo Mamuju,” belum lama ini.

Kunker Spesifik ke Pasuruan Bersama Komisi IV, Agus Ambo Djiwa : Swasembada Susu Tak Cukup Tambah Sapi, Pakan dan Harga Ternak Harus Diperkuat

Ia kemudian menjelaskan program pangan bergizi bukan satu-satunya yang akan dikerjakan. Ia mengaku telah mempersiapkan berbagai program lainnya, termasuk mengajak semua pihak untuk terlibat dalam penumpasan stunting.

(Bupati Mamuju Sutinah Suhardi saat menghadiri kegiatan BPOM,” foto: istimewa)
“Selain itu ada program lainnya, termasuk langkah kolaborasi juga. Termasuk pola bapak asuh oleh TNI yang juga telah berjalan,” paparnya.

Akhiri Etafe di Polewali, Bupati Polman Tutup Rangkaian Sandeq Silumba 2026

Lebih jauh, Sutinah juga meminta agar semua pihak bisa membantu dan mendukung program tersebut. Terlebih peran Pemerintah Desa dalam membuat terobosan percepatan penuruanan angka stunting di wilayahnya.

“Termasuk pemerintah desa yang diharapkan dapat melakukan terobosan dengan program terintegrasi agar dapat menguatkan upaya menekan angka stunting secara bersama-sama,” imbuhnya.

Mandarpreneur Fair 2026 Dorong UMKM Sulbar Naik Kelas dari Penguatan Kapasitas Hingga Akses Pasar dan Pembiayaan

Terpisah, Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik menegaskan stunting merupakan masalah serius. Pihaknya akan menyiapkan strategis khusus dalam menurunkan angka stunting di Sulbar yang saat ini berada di posisi dua tertinggi di indonesia.

“Saat ini Pemprov akan menggodok pemetaan langkah konkret melalui data presisi. Sehingga akan diperoleh pembagian tugas yang jelas antar semua pemangku kepentingan dalam menekan angka stunting,” terangnya.

Ia mengaku pihaknya tengah menyusun tugas khusus di tingkat provinsi hingga kabupaten. Langkah itu diharap bisa menjadi solusi persoalan stunting.

“Kita akan membuat pembagian tugas yang jelas. Provinsi lakukan apa? kabupaten lakukan apa? dan desa lakukan apa?,” pungkasnya.|***

× Advertisement
× Advertisement