BANNIQ.Id. Mamasa. Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tinju Sulawesi Barat 2026 dan Kejuaraan Tinju Terbuka siap digelar di Kabupaten Mamasa, 14–19 September 2026. Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Provinsi Sulawesi Barat.
Hingga Jumat, 11 September 2026, sebanyak empat Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) se-Sulawesi Barat telah menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam Kejurprov Tinju 2026 di Mamasa.
Sementara itu, dua kabupaten lainnya, yakni Majene dan Pasangkayu, belum dapat dikonfirmasi keikutsertaannya.
Ketua panitia pelaksana yang juga Ketua Umum KONI Mamasa, Yusak Nole Lolang, mengatakan pihaknya telah memperoleh informasi bahwa Pertina Kabupaten Majene saat ini belum memiliki kepengurusan, sehingga kemungkinan tidak dapat ambil bagian dalam Kejurprov tahun ini.
“Sementara untuk Pasangkayu, sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi apakah akan hadir atau tidak,” ujar Yusak.
Menurut Yusak, Kejurprov merupakan momentum penting dan bergengsi yang seharusnya dimanfaatkan seluruh Pertina di Sulawesi Barat. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan tersebut juga menjadi salah satu jalur pembinaan prestasi menuju Pra-PON dan PON mendatang.
“Ini momentum terbaik dan bergengsi. Kami berharap seluruh Pertina di Sulawesi Barat dapat memanfaatkannya, karena ini merupakan bagian dari perjalanan prestasi atlet menuju Pra-PON dan PON yang akan datang,” katanya.
Yang menarik, selain Kejurprov Tinju Sulawesi Barat, panitia juga membuka Kejuaraan Tinju Terbuka. Ajang ini tidak hanya diperuntukkan bagi petinju asal Sulawesi Barat, tetapi juga terbuka bagi petinju dari berbagai provinsi dan kabupaten di kawasan Sulawesi hingga Ambon.
Kejuaraan terbuka tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para petinju Sulawesi Barat untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan dengan petinju dari daerah lain.
“Kejuaraan terbuka ini menjadi kesempatan bagi petinju kita untuk mendapatkan pengalaman dan pembelajaran. Karena itu, kami berharap dapat dimanfaatkan dan disambut baik oleh seluruh insan tinju di Sulawesi Barat, khususnya di Mamasa,” ujar Yusak.
Yusak juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, KONI Sulbar dan Pemerintah Kabupaten Mamasa yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut.
Ia menyebut kepercayaan yang diberikan kepada KONI Mamasa bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mamasa sebagai penyelenggara merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk menyukseskan kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Sulawesi Barat, KONI Sulbar dan Pemerintah Kabupaten Mamasa yang telah mendukung terlaksananya ajang tinju bergengsi ini. Mari kita sukseskan dan saksikan bersama kejuaraan yang akan berlangsung pada 14 hingga 19 September 2026,” tuturnya.
Terpisah, Bupati Mamasa Wellem Sambolangi, SH, merespons positif penyelenggaraan Kejurprov dan Open Turnamen Tinju yang dipusatkan di Mamasa.
Wellem menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Barat, KONI Sulbar dan Pengprov Pertina Sulbar atas kepercayaan yang diberikan kepada Mamasa sebagai tuan rumah.
“Kami berterima kasih dan mengapresiasi kepada Gubernur, KONI dan Pengprov Pertina Sulbar atas kepercayaan yang diberikan kepada Mamasa dalam melaksanakan Kejuaraan Provinsi dan Open Turnamen Tinju,” jelas Wellem melalui sambungan telepon, Jumat (11/9/2026).
Lebih jauh, Wellem berharap kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk menggembleng dan meningkatkan prestasi atlet tinju, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata Mamasa kepada para peserta dan pengunjung yang datang dari berbagai daerah.
Menurutnya, kehadiran para atlet, ofisial dan masyarakat dari luar Mamasa selama pelaksanaan kejuaraan juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi perkembangan olahraga dan prestasi atlet, tetapi juga menjadi momentum untuk mempromosikan pariwisata Mamasa sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.











