BANNIQ.Id. Mamuju. Kinerja ekspor Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menunjukkan tren positif sepanjang Januari-September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar mencatat nilai ekspor daerah ini mencapai US$541,19 juta atau meningkat 16,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar US$463,59 juta.
Kepala BPS Sulbar, Suri Handayani, saat memimpin konferensi pers Berita Resmi Statistik (BRS) di Mamuju, Senin (2/11/2026), mengungkapkan bahwa peningkatan nilai ekspor tersebut terutama ditopang oleh sektor industri pengolahan yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan.
Menurutnya, nilai ekspor sektor industri pengolahan meningkat 17,32 persen, dari US$449,88 juta pada Januari-September 2025 menjadi US$527,79 juta pada periode yang sama tahun 2026.
Sementara itu, sektor pertanian justru mengalami penurunan sebesar 2,28 persen, dari US$13,71 juta menjadi US$13,40 juta.
Dari sisi komoditas, ekspor Sulbar masih didominasi kelompok lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15), dengan kontribusi mencapai 92,06 persen dari total ekspor sepanjang Januari-September 2026.
Komoditas tersebut mencatat nilai ekspor terbesar dan mengalami peningkatan 17,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, berbagai produk kimia (HS 38) memberikan kontribusi sebesar 4,64 persen terhadap total ekspor, dengan pertumbuhan 26,59 persen. Disusul bahan nabati untuk anyam-anyaman (HS 14) yang berkontribusi 2,45 persen dan meningkat 10,92 persen.
Adapun ampas atau sisa industri makanan (HS 23) menyumbang 0,52 persen, namun mengalami penurunan 26,11 persen. Sementara komoditas kakao (HS 18) berkontribusi sebesar 0,03 persen dan mengalami penurunan cukup tajam, yakni 90,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data tersebut memperlihatkan bahwa struktur ekspor Sulbar masih bertumpu pada komoditas lemak dan minyak hewani/nabati serta produk industri pengolahan. Di sisi lain, pergerakan sejumlah komoditas lainnya menunjukkan perkembangan yang beragam.
BPS Sulbar merilis perkembangan ekspor dan impor tersebut dalam Berita Resmi Statistik Nomor 66/11/76/Th. XX, tanggal 2 November 2026, yang memuat perkembangan perdagangan luar negeri Sulawesi Barat hingga September 2026./***











