Agar Balanipa Segera Menjemput Takdirnya, Perlu Daya Dorong yang Lebih Kuat

Hits: 42

photo bersama KAPP Balanipa, dengan Anggota DPD RI, Anggota DPRD Prov Sulbar dan Anggota DPRD Kabupaten Polman usai pelaksanaan Seminar Percepatan Kabupaten Balanipa di Makassar(photo:repro)

BANNIQ.Id.Makassar.Aspirasi masyarakat yang mendiami wilayah kecamatan Luyo, Campalagian, Tutar, Alu, Limboro,Tinambung dan Balanipa Polman untuk berpisah dari Kabupaten induknya dan mendirikan kabupaten baru bernama kabupaten Balanipa. Perjuangan pembentukan kabupaten Balanipa, bergelinding sejak tahun 50an, dan kembali didorong lebih massif dan sistematis melalui Lembaga perjuangan bernama KAPP yang dibentuk tahun 2007 dibawah komando Mujirin M Yamin, yang juga eksponen Pejuang pembentukan Provinsi Sulbar.

Atas dorongan dan ikhtiar yang telah dilakukan oleh KAPP dan masyarakat Balanipa telah menyita waktu yang cukup lama, dan sampai hari ini belum dapat menjumpai takdirnya menjadi DOB kabupaten Balanipa.

Fakta inipun kemudian menjadi salah satu variabel untuk merefleksi progres perjuangan kabupaten Balanipa yang masih dalam tataran perjuangan, dibutuhkan sebuah format baru agar daya dorong percepatan terwujudnya Kabupaten Balanipa lebih kuat. gagasan ini mencuat saat pelaksanaan Seminar Percepatan Kabupaten Balanipa, Jum’at (26/3/2021).

” Dukungan untuk percepatan Kabupaten Balanipa sudah sangat maksimal diberikan oleh semua pihak termasuk kami di DPRD, dan Kabupaten ini sudah lama diperjuangkan namun sampai hari ini belum berhasil terwujud, kami melihat ini kita perlu evaluasi, dan dibutuhkan sebuah daya dorong baru untuk percepatan terbentuknya, untuk itu dibutuhkan daya dorong yang lebih kuat untuk mewujudkannya,” jelas ketua DPRD Kabupaten Polman,H.Jupri mahmud,SE di arena Seminar Percepatan Kabupaten Balanipa,Hotel Four Points Makassar.

Daya dorong yang lebih kuat guna percepatan Kabupaten Balanipa sebut Jupri dapat dilakukan oleh semua komponen baik anggota legislatif,Pemprov dan Pemkab Polman secara bersama-sama melalui jalur kordinasi masing-masing, atau adanya tim.khusus gabungan dari semua komponen, apatah lagi untuk mendorong pembukaan kembali moratorium sebagai penghambat utama belum mekarnya DOB Balanipa.

” daya dorong yang lebih kuat oleh semua komponen sesuai jalur masing-masing, atau ada tim khusus gabungan dari semua komponen yang bertugas melakukan tugas khusus percepatan Kabupaten Balanipa, atau jalur khusus seperti kami sebagai orang partai tentu jalurnya komunikasi dengan kader partai kami yang ada di DPR RI, ini saran kami untuk terealisasinya Kabupaten Balanipa secepatnya,” pungkas alumni Universitas Trisakti Jakarta ini.|asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *