EKONOMI DAN MONETER
Beranda » BI Masih Uci Coba Rupiah Digital untuk Gantikan Uang Kertas dan Logam

BI Masih Uci Coba Rupiah Digital untuk Gantikan Uang Kertas dan Logam

BANNIQ.Id. Jakarta.- Deputi Gubernur Bank Indnesia (BI) Juda Agung mengungkapkan, pihaknya masih melakukan uji coba sistem mata uang rupiah digital.

Dengan adanya rupiah digital nantinya uang fiat yang berbentuk uang logam dan uang kertas akan tergantikan. Hanya saja Juda tidak menjelaskan banyak mengenai kapan pergantian uang itu diimplementasikan.

Dorong Penerapan GRC untuk Akselerasi Inklusi Keuangan, LPS Perkuat Sinergi Perbankan di Sulsel

“Kami masih simulasi untuk uang digital, tahapan conceptual proof design. Sifatnya masih hybrid. Nanti uang digital akan menggantikan fiat money, uang kertas dan uang logam,” ujarnya dalam CNBC Economic Outlook 2024 di Jakarta, dikutip dari Kompas.com,  Kamis (29/2/2024).

uji coba ini pun masih dilakukan secara internal sehingga belum bisa dirasakan oleh masyarakat.

LPS Pastikan Jamin 99,99% Rekening Bank di Sulbar

Sebelumnya,  Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Indonesia BI Dicky Kartikoyono menyebutkan, pada tahap proof concept BI akan melibatkan para pelaku industri lembaga jasa keuangan besar.

Pada tahap ini, sebut Dicky, rekening giro yang ditempatkan oleh bank di BI akan dikonversi  ke dalam bentuk digital, dengan tujuan untuk mengisi sistem rupiah digital yang menggunakan teknologi blockchain atau distributed ledger technology (DLT). Proof of concept ini nanti akan dilakukan industrial wide test. Industrial wide test tentu melibatkan pelaku-pelaku industri.

Di Hadapan Puluhan Pewarta pada Kegiatan Osbim, BI Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Sulbar yang Melambat

“Begitu mereka punya rekening giro dalam bentuk digital baru blockchain bisa terisi,” sambungnya. |***

× Advertisement
× Advertisement