BANNIQ.Id | Pasangkayu – Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Golkar Kabupaten Pasangkayu resmi dibuka oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat, H. Samsul Mahmud, Sabtu (27/6/2026) di Hotel Mutiara Pasangkayu.
Kedatangan H. Samsul Mahmud yang didampingi ketua Kosgoro sekaligus nggota DPD RI H. Jupri Mahmud, Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulbar Usman Suhuriah, serta kader senior Golkar Fariduddin Wahid disambut secara adat melalui prosesi pemasangan siga, penutup kepala khas Pasangkayu, oleh Ketua DPD Partai Golkar Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa.
Melalui Laporannya, Ketua Panitia Musda V, Arfandy Yaumil, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga pelaksanaan Musda dapat berlangsung dengan baik.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus Partai Golkar Pasangkayu, serta memberikan apresiasi khusus kepada DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat yang telah memulai Musda di DPD Pasangkayu setelah DPD Polman beberapa bulan lalu.
Menurutnya, hal tersebut sangat layak karena merupakan salah satu daerah dengan capaian politik Partai Golkar dengan kemenangan yang merata.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada DPP Partai Golkar yang kembali memberikan diskresi kepadanya untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Pasangkayu periode berikutnya.
“Diskresi yang diberikan DPP akan kami jawab dengan kerja nyata. Kami berkomitmen menyumbangkan tambahan 15 ribu suara bagi Partai Golkar pada Pemilu Legislatif 2029,” tegas Yaumil yang siap memimpin Golkar Pasangkayu untuk periode kelima.
Dalam sambutannya saat membuka Musda, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat, H. Samsul Mahmud, menegaskan bahwa Musda merupakan forum tertinggi partai di tingkat daerah yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah perjuangan Partai Golkar.
Menurutnya, Musda bukan hanya menjadi ajang evaluasi dan penyusunan program kerja, tetapi juga momentum memperkuat komitmen seluruh kader agar Partai Golkar semakin dekat dan berakar di hati masyarakat, sekaligus menyusun strategi besar menuju kemenangan pada Pemilu dan Pilkada mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Samsul Mahmud menyampaikan lima pesan penting kepada seluruh peserta Musda.
Pertama, memaksimalkan konsolidasi partai dengan memperkuat soliditas internal hingga ke tingkat kecamatan, desa, kelurahan, bahkan RT dan RW sebagai garda terdepan partai.
Kedua, menjadikan Musda sebagai forum demokrasi internal untuk melahirkan kepengurusan yang lebih kompeten sehingga mampu membawa Partai Golkar meraih prestasi yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.
Ketiga, seluruh kader diminta membangun citra positif Partai Golkar di tengah masyarakat. Menurutnya, semakin baik citra partai, maka kepercayaan dan kecintaan masyarakat kepada Partai Golkar akan semakin meningkat.
Keempat, setelah Musda selesai, kepengurusan baru diminta segera menyusun langkah-langkah strategis dan program kerja yang terukur serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, termasuk merumuskan strategi pemenangan Pemilu 2029 dengan target peningkatan perolehan kursi legislatif.
“Musda ini harus menjadi titik awal lahirnya semangat baru, memperkuat persatuan kader, dan mempersiapkan Partai Golkar menjadi pemenang pada setiap kontestasi politik di masa mendatang,” ujar Samsul Mahmud.








