ASPIRASI

Dari Aspirasi ke Aksi,Dua Tahun Agus Ambo Djiwa Mengawal Program untuk Masyarakat Sulbar


BANNIQ.Id, Jakarta. Tepat dua tahun menjalankan amanah sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Barat, Dr. Ir. H. Agus Ambo Djiwa, M.P., menjadikan momentum tersebut sebagai refleksi atas perjalanan pengabdian di tingkat pusat.

Sejak terpilih pada Pemilu 2024, Agus Ambo Djiwa yang merupakan kader PDI Perjuangan menjalankan tugas di Komisi IV DPR RI serta Badan Anggaran (Banggar). Komisi IV memiliki ruang lingkup kerja yang berkaitan dengan sektor pertanian, kehutanan, kelautan dan perikanan. Dalam dokumen KPU, Agus tercatat memperoleh 64.731 suara sah dan menjadi salah satu dari empat calon terpilih DPR RI dari Dapil Sulawesi Barat.

Pertemuan Luyo Sepakati Penyegaran Struktur Organisasi, Sejumlah Nama Calon Ketua KAPP Balanipa Mencuat

Dua tahun perjalanan tersebut diwarnai upaya menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengawal kebutuhan daerah melalui ruang kerja DPR RI dan koordinasi dengan pemerintah pusat serta kementerian terkait.

Sejumlah program dan bantuan kemudian disalurkan kepada masyarakat Sulawesi Barat, mulai dari sektor pertanian, kelautan dan perikanan, peternakan, pendidikan hingga kebutuhan sosial.

Agus Ambo Djiwa Salurkan Chess Freezer, Perkuat Usaha Perikanan Poklahsar di Majene

Di sektor pertanian, bantuan yang disalurkan antara lain bibit kakao, jagung, kelapa dalam, durian dan berbagai bibit komoditas pertanian lainnya. Masyarakat juga memperoleh dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk menunjang aktivitas produksi.

Bagi daerah seperti Sulawesi Barat yang memiliki basis ekonomi masyarakat pada sektor pertanian, dukungan terhadap sarana produksi menjadi salah satu bagian penting dalam upaya memperkuat produktivitas dan pengembangan komoditas unggulan.

Gerakan Rakyat Sulbar Desak 45 Anggota DPRD Dukung Percepatan Pengesahan RUU Perampasan Aset

Perhatian serupa diberikan kepada masyarakat pesisir. Bantuan alat tangkap nelayan, coolbox bagi kelompok nelayan, bibit perikanan hingga program Kampung Nelayan menjadi bagian dari program yang telah disalurkan.

Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu aktivitas produksi nelayan sekaligus menjaga kualitas hasil tangkapan agar memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.

Di sektor peternakan, bantuan ayam petelur turut disalurkan kepada masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga penerima manfaat.

Sementara di bidang pendidikan, Agus turut memperjuangkan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa sekolah negeri maupun swasta di Sulawesi Barat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas dukungan terhadap akses pendidikan bagi keluarga yang membutuhkan.

Perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat juga diwujudkan melalui program bedah rumah bagi penerima manfaat, dengan tujuan membantu masyarakat memiliki hunian yang lebih layak.

Berbagai program tersebut diupayakan menjangkau masyarakat di seluruh kabupaten di Sulawesi Barat. Bagi Agus, bantuan bukan semata-mata mengenai jumlah program yang tersalurkan, tetapi bagaimana aspirasi masyarakat dapat dibawa ke ruang kebijakan dan kemudian diterjemahkan menjadi program yang dirasakan manfaatnya.

Peran di Komisi IV menjadi salah satu jalur untuk membawa persoalan daerah ke tingkat pusat. Dalam sejumlah agenda DPR, Agus terlibat dalam pembahasan dan rapat yang berkaitan dengan sektor pertanian, pangan, kelautan, perikanan dan kehutanan. Dokumen rapat DPR juga mencatat keterlibatannya sebagai anggota Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan.

Jalur pengabdian Agus melalui politik sendiri bukan dimulai ketika memasuki Senayan. Ia telah menjalani perjalanan politik dan pemerintahan selama kurang lebih dua dekade di Kabupaten Pasangkayu.

Ia mengawali kiprahnya dalam perjuangan pembentukan Kabupaten Mamuju Utara pada awal 2000-an, kemudian menjadi anggota DPRD Kabupaten Mamuju Utara, Wakil Bupati, hingga dipercaya menjadi Bupati Mamuju Utara selama dua periode, 2010-2015 dan 2016-2021.

“Melalui jalur politik, saya sudah mengabdi untuk masyarakat Sulbar secara umum dan masyarakat Kabupaten Pasangkayu secara khusus sejak masih muda. Dimulai dari upaya perjuangan pembentukan Kabupaten Mamuju Utara pada awal tahun 2000-an,” kata Agus Ambo Djiwa, Kamis (1/10/2026).

Menurut dia, pengalaman panjang di tingkat kabupaten menjadi modal untuk melanjutkan pengabdian pada tingkat yang lebih tinggi.
Keputusan maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2024 melalui PDI Perjuangan kemudian membawanya ke Senayan. Perolehan 64.731 suara pribadi mengantarkannya sebagai anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Barat.

“Alhamdulillah atas izin Allah SWT, perjuangan kami berhasil meraih satu kursi untuk DPR RI pada Pemilu 2024. Amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Sulbar kepada kami tidak akan disia-siakan. Dengan segala kemampuan dan kekuatan yang dimiliki, kami akan laksanakan amanah dan kepercayaan itu,” ujarnya.

Kini, dua tahun perjalanan sebagai legislator pusat telah dilalui. Ribuan bantuan di bidang pertanian, peternakan, kelautan, perikanan dan pendidikan menjadi bagian dari upaya yang disebut Agus sebagai ikhtiar menjawab kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
Memasuki tahun ketiga pengabdian di Senayan, ia menegaskan akan terus membawa aspirasi masyarakat Sulawesi Barat melalui fungsi representasi, pengawasan dan penganggaran DPR RI.

“Harapan kami, sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus diperkuat sehingga kebutuhan masyarakat Sulawesi Barat dapat diperjuangkan dan manfaat pembangunan semakin dirasakan,” ujarnya./***

× Advertisement
× Advertisement