BANNIQ.Id. Mamuju . Di tengah padatnya rangkaian konsolidasi dan penguatan kader PDI Perjuangan di Sulawesi Barat, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulbar yang juga anggota Komisi IV DPR RI, Agus Ambo Djiwa, tetap meluangkan waktu untuk turun langsung menyapa masyarakat.
Setelah menuntaskan agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di sejumlah daerah seperti Mamasa, Polewali Mandar, Majene, dan Mamuju, kegiatan berlanjut ke Kabupaten Mamuju Tengah pada Selasa, 28 April 2026. Namun sebelum menuju agenda utama, Agus terlebih dahulu mengunjungi warga Bali di Desa Toabo, Kecamatan Papalang.
Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, ia berdialog langsung dengan warga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Sulbar Fraksi PDIP, I Putu Suardana, bersama tenaga ahli Ir. Muliadi Saleh dan Nero Pepi Adriani.

Warga Hindu Bali di Desa Toabo Kecamatan Papalang Mamuju saat kegiatan reses Anggota Komisi IV DPR RI Agus Ambo Djiwa.(foto:repro.
Aspirasi masyarakat pun mengalir, mulai dari kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi. Menanggapi hal tersebut, Agus Ambo Djiwa menegaskan komitmennya untuk membantu, dengan tetap mengikuti mekanisme yang berlaku.
“Kami merespons apa yang menjadi harapan warga, seperti bantuan alsintan dan irigasi. Tentu harus melalui prosedur, yakni dengan pengajuan proposal. Nanti penyalurannya akan difasilitasi melalui anggota DPRD Sulbar, Pak Putu Suardana, dan kami di Komisi IV sebagai fasilitator,” jelasnya.
Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian dan perikanan, Agus juga menyampaikan rencana bantuan lain berupa bibit ikan, bibit pertanian, hingga mesin pompa air untuk mendukung produktivitas warga.
Kedekatan Agus dengan komunitas Bali di Sulbar memang telah terjalin lama. Hal itu kembali terlihat saat ia turut memberikan perhatian pada aspek spiritual masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan uang tunai untuk perbaikan pura, yang diterima langsung oleh pedanda setempat.
Kunjungan ini menjadi cerminan bahwa di tengah agenda politik dan konsolidasi partai, sentuhan kemanusiaan dan kedekatan dengan masyarakat tetap menjadi prioritas./***








