ADVERTORIAL

Idris Berharap Ketua BPM Baitul Anwar Waktunya Total di Masjid


BANNIQ.Id.Sulbar — Sekprov Sulbar, Muhammad Idris hadir dalam pelaksanaan rapat akhir periode Badan Pengurus Masjid (BPM) Baitul Anwar, di Masjid Baitul Anwar Kompleks Kantor Gubernur Sulbar, Rabu 5 Februari 2020.

“Pengurus masjid disini harus dapat memberikan waktu separuhnya kepada masjid, dan kita mau mencari sosok figur yang hatinya, jiwa serta waktunya banyak di masjid, bukan hanya sekedar ukuran sholat lima waktu melainkan fokus pemikirannya ada di masjid,” kata Idris.

Komitemen Penuhi Hak Pegawai, Pemkab Polman dan Mateng Siap Bayarkan Gaji 13 untuk ASN dan PPPK

Ia juga menyampaikan, dalam memilih sosok pemimpin yang layak sebagai Ketua BPM harus memiliki jiwa sosial yang tinggi, mengingat para pengurus bersentuhan langsung kepada lapisan masyarakat.
” Orangnya harus mau beramal dan tidak ada sedikitpun orientasi kepada harta dan materi di masjid dan memang menjadi pengurus masjid itu harus lillahi ta ala,” sebutnya.

Ketua Badan Pengurus Masjid Baitul Anwar, Djamil Barambangi menyampaikan, pertemuan yang berlangsung di Masjid Baitul Anwar tersebut belum menentukan para pengurus dan ketua BPM, disebabkan para pengurus masih menunggu formatur dari panitia terkait.

Khatib Shalat Idul Adha di Tande, KH.Wahyun : Pengorbanan Keluarga Nabi Ibrahim Jadi Inspirasi

Senada dengan Sekprov Muhammad Idris, Djamil menyampaikan, sosok figur Ketua BPM harus memiliki orientasi keagamaan yang bagus , baik dari segi bacaan Alquran dan tajwid dan faktor lain.

“Masjid Baitul Anwar memiliki publik tertentu, karena para jamaah mayoritas berada di lingkup Pemprov Sulbar dan harus dikelola oleh orang-orang yang bisa melakukan komunikasi yang baik, berbuat dan bekerja semata karena Allah Swt,” ucap Djamil

Maknai Hakikat Idul Adha, DPP Partai Golkar Berbagi Sapi Kurban untuk Masyarakat Sulbar

Ia pun berharap, masjid Baitul Anwar menjadi ikon Pemerintah Provinsi, bahkan menjadikan pusat keagamaan, ormas-ormas keislaman, PAUD Islam dan disabilitas .
Untuk di lantai satu , lanjut Idris, akan dilakukan pembenahan secara bertahap sesuai kemampuan, sehingga nantinya terdapat kegiatan-kegiatan ekonomi dan objek wisata religi dan terbuka untuk publik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar serta jamaah lainnya.|frd.Smd-(Advert)

× Advertisement
× Advertisement