POLITIK

Koalisi Sulbar Maju Sepakati Syamsul Samad dan Fatmawati Salim untuk Diusul Sebagai Cawagub Sulbar


BANNIQ.Id. Mamuju. Setelah melalui komunikasi dan pembahasan di antara tujuh partai pengusung, Koalisi Sulbar Maju akhirnya menemukan dua nama yang akan diusulkan sebagai calon Wakil Gubernur Sulawesi Barat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan almarhum Salim S. Mengga.

Dua nama tersebut adalah Syamsul Samad dan Fatmawati Salim. Keduanya disepakati dalam rapat Koalisi Sulbar Maju dan Sejahtera yang berlangsung di Mamuju, Rabu malam (7/10/2026).

Andi Irwan Gerakkan Golkar Mateng,Target Tambah Kursi Setiap Dapil

Koalisi Sulbar Maju sendiri terdiri atas tujuh partai politik, yakni Partai Demokrat, NasDem, PKS, PSI, Gelora, Partai Buruh dan Partai Ummat.
Pimpinan rapat sekaligus Ketua Koalisi Sulbar Maju dan Sejahtera, Sukri Umar, mengatakan kesepakatan tersebut lahir dalam suasana yang landai dan penuh kekeluargaan. Sebelum rapat digelar, para pimpinan tujuh partai politik telah lebih dahulu melakukan komunikasi untuk menyatukan pandangan.

“Rapat koalisi yang berlangsung landai dan dengan semangat kekeluargaan akhirnya menyepakati dua nama calon Wakil Gubernur Sulbar, yakni Syamsul Samad dan Fatmawati Salim,” jelas Sukri.

Tepis Isu di Medsos, SC Tegaskan Musda Golkar Mamasa Berjalan Sesuai Mekanisme Partai, Tak Ada Rekayasa

Dengan kesepakatan tersebut, proses pengisian jabatan Wakil Gubernur Sulbar memasuki tahapan berikutnya. Dua nama yang telah disepakati koalisi selanjutnya akan diserahkan kepada Gubernur Sulbar untuk diteruskan ke DPRD Sulbar.

Di DPRD Sulbar, proses pemilihan akan dilaksanakan melalui Panitia Pemilihan (Panlih) sesuai mekanisme yang berlaku, untuk menentukan wakil gubernur yang akan mendampingi Gubernur Sulbar menggantikan almarhum Salim S. Mengga.

Buka Musda V, HSM Serukan Kader Kembalikan Kejayaan Golkar di Mamasa

Sukri mengatakan, untuk melengkapi administrasi pengusulan dua nama tersebut, koalisi memberikan waktu satu minggu.
“Hal yang sifatnya administrasi untuk pengusulan dua nama ini ke gubernur, kami tunggu selama satu minggu,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, sebelumnya terdapat kader PKS yang turut diusulkan dalam proses penjaringan calon wakil gubernur. Namun, setelah melalui komunikasi di internal koalisi, akhirnya disepakati dua nama tersebut.
Menurut Sukri, keputusan itu telah diterima secara legowo oleh seluruh unsur koalisi, termasuk kader PKS yang sebelumnya masuk dalam bursa calon.

“Ya, kalau PKS yang sebelumnya ada kader juga diusul, juga sudah sepakat dan legowo untuk dua nama tersebut, demi kebaikan Sulbar ke depan,” pungkasnya.

Terpisah, perwakilan partai Umat Suratmin berharap setelah kesepakatan pada musyawarah ketiga tersebut tak adalagi perdebatan di koalisi partai, karena sebelumnya sebut Suratmin telah diberikan kesempatan kepada tiga partai yang memiliki kursi.

” Kami berharap tak adalagi perdebatan setalah kesepakatan pada musyawarah ketiga semalam,karena sebelumnya juga kami memberi kesempatan kepada tiga partai yang memiliki kursi untuk menyepakati dua nama yang sebelumnya ada 3, dan itulah 2 nama yang disepakati,” jelas Suratmin.

× Advertisement
× Advertisement