Pastikan Kesiapan Sambut PTM, Bhabimkamtibmas Desa Batu Kunjungi Sekolah

Hits: 0

BANNIQ.Id.Polman. Guna mempersiapkan secara matang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Wilayah Kabupaten Polman yang diagendakan berlangsung pada tanggal 6 September 2021 berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/2021. Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021. Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Instruksi Bupati Polman tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3,Bhabimkamtibmas Desa Batu Aipda Johari Manihuruk berkunjung ke beberapa sekolah di wilayah ini.

Kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menghadapi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dan meminta pihak sekolah untuk aktif memantau para siswa dalam penerapan protokol kesehatan.

“Hari ini kami berkunjung di sejumlah Sekolah Dasar (SD), salah satunya di SDN 056 Wonosari Desa Batu Kec. Tapango Kab. Polman, mengingat hari ini adalah hari terakhir proses simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang sudah dilaksanakan selama 3 hari ini, dan di hari ketiga ini semuanya semangat dan siap melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya Sabtu (04/09).

Ditambahkan, pihak sekolah telah memberi pemahaman kepada para siswa siswi tentang perlunya memakai masker di sekolah, mencuci tangan dan duduk yang berjarak.

“ Saya berpesan kepada kita semua untuk sabar dan menguatkan diri kita masing-masing serta menyiapkan segala sesuatunya, sehingga apabila nanti ada hal-hal yang tidak kita inginkan bisa kita antisipasi secepatnya, jangan sampai kita lengah dalam menghadapi situasi saat ini, makanya tadi dalam hal penanganannya diperlukan chek suhu tubuh diawal dan diakhir jadi kita bisa lebih cepat tahu kalau ada terjadi cluster-cluster baru yang akan terjadi di sekolah,” bebernya.

Hasil kunjungan dan pemantauan disimpulkan, hampir seluruhnya telah memiliki sarana pendukung kegiatan tatap muka. Setiap siswa masuk akan dicek kesehatan, mencuci tangan dengan sabun dan pembelajaran dengan jarak. Bahkan alur keluar masuk dan pembatasan kegiatan di dalam kelas sudah disiapkan.

“Kami pesan kepada pengawas agar lebih ketat lagi melakukan pengawasan terhadap sekolah, agar guru, dan karyawan untuk aktif mengawasi dan mengingatkan anak-anak,” imbuhnya.

Ia menambahkan, sebagai elemen utama dalam PTM guru juga sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19. dan Beberapa kekurangan akan diselesaikan sebelum PTM dimulai.

Sementara Salah Satu Guru SDN 056 Wonosari Indrawati, AMa mengatakan, dalam simulasi hingga akhir hari ini tidak ada kendala sama sekali, hanya saja pihaknya berharap, ketika orang tua menjemput anak-anaknya untuk tidak masuk ke sekolah.

“ Kami berharap para orang tua yang menjemput anaknya, cukup menunggu di gerbang sekolah saja, karena kita gak tau kondisi yang ada diluar,” ucapnya.

Dan alhamdulillah sampai hari ketiga ini kata dia, tidak ada kendala apapun dan berjalan dengan baik sesuai yang kita harapkan bersama hingga kembalinya Belajar tatap muka bisa normal seperti dulu bukan hanya saja di Desa atau disekolah tapi seluruh Indonesia.

“Untuk pembelajaran, kapasitas di dalam kelas akan dikurangi hingga setengahnya dengan sistem shift. Mereka akan masuk dalam sepekan dan pekan selanjutnya belajar online”, simpulnya.|abd.samad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *