Pemkab Bogor Berbagi Kiat Sukses Penyelenggaraan Porprov ke Pemkab dan KONI Mamuju

Hits: 59

Stadion Pakan Sari Milik Pemkab Bogor, sebagai pusat pembukaan, pertandingan beberapa cabor serta penutupan Porda XIII Jabar tahun 2018(photo:repro)

BANNIQ.Id.Bogor .Kesuksesan Pemkab dan KONI Kabupaten Bogor dalam menggelar Pekan Olah Raga Daerah (Porda ) ke XIII Jabar yang berlangsung dari tanggal 6-15 Oktober 2018 dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) V yang berlangsung dari tanggal 4-13 Oktober 2018 merupakan kejuaran multi cabang bagi atlit khusus penyandang Disabilitas, sangat patut menjadi rujukan oleh Kabupaten Lain di Indonesia terutama bagi daerah yang akan menggelar even serupa, tak terkecuali Kabupaten Mamuju yang akan menjadi Tuan Rumah Porprov IV Tingkat Sulbar, tahun 2022 nanti.

Untuk maksud tersebut, Pemkab dan KONI yang sengaja melakukan Study Banding ke Kabupaten Yang Bertagline Tegar beriman ini.

Ketua KONI Kabupaten Bogor, H.Rusdi saat Menandatangani Berita acara Notulensi Kunjungan KONI dan Pemkab Mamuju di Kantor Dispora Kab.Bogor(photo:bnq)

Hari ini, Selasa(25/6/2019) Rombongan KONI Dan Pemkab Mamuju, terdiri dari Ketua H.Samiran, Sekum, Erlin,S.KP; M.Kes, Ketua Dewan Kehormatan Herly Said,, Wakil ketua I Syahrang Amin, Wakil Ketua II H.Hanafi dan Wakil Ketua III, Muh.Amri, H.Ibrahim( BPKAD ) Syamsir,( Dispora Mamuju) dan beberapa staf sekretariat KONI Mamuju, yang diterima oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Bogor, Aman Muslihat, didampingi Ketua KONI H.Rusdi dan Kepala Seksi Prestasi dan Promosi atlit Muh.Ikhsan.

Ketua KONI Mamuju, H.Samiran saat menyerahkan Cindramata berupa Plakat ke Kadispora Pemkab Bogor, Aman Muslihat Saat kunjungan Study Banding di Kantor Dispora Kab.Bogor(Photo:bnq)

Aman Muslihat menjelaskan, pelaksanaan Porda dan Perpada Jabar yang dipusatkan di Kabupaten Bogor,menelan 133 Miliar yang bersumber dari dana APBD Kab.Bogor Kemudian APBD Jabar sejumlah 10 Miliar dan khusus untuk Peparda sebesar 43 Miliar yang anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Bogor Ta hun Anggaran 2018.

Selain ditopang oleh anggaran yang memadai, lanjut Aman Muslihat dalam penyenggaraan Porda dan Perpada juga Panitia yang bekerjasama pengurus KONI Kabupaten Bogor, mengusung tema panca sukses.

” Alhamdulillah penyelenggaraan Porda dan Perpada, kita bisa sukseskan berkat kiat panca sukses yang menjadi spirit penyelenggaraannya, yakni Panca Sukses,Sukses Penyelenggaraan, Sukses Administrasi, Sukses Prestasi, sukses ekonomi dan Sukses budaya,” Ujar pamong senior Pemkab Bogor yang Agustus tahun ini akan purba bakti sebagai Birokrat.

Panca sukses tersebut sambung aman, betul-betul terealisasi dengan baik, misalnya sukses penyelenggaraan karena telah sukses terselenggara dari awal hingga penutupan, kemudian sukses Administrasi karena proses administrasi pertanggung jawaban kegiatan sudah melalui pemeriksaan BPK, Sukses Prestasi karena Kabupaten Bogor berhasil keluar sebagai juara umum, sukses ekonomi karena berdekatan kepada peningkatan ekonomi masyarakat karena banyaknya atlit dan penonton yang datang ke Kabupaten Bogor, serta sukses Budaya karena berhasil mengusung tema budaya karena Porda mengusung ikon Wela-Weli, yakni harimau yang hidup di gunung Gede Pangrango/Halimun yang hampir punah.

Di tempat yang sama, Kadis Prestasi dan Promosi Atlit, Dispora Kabupaten Bogor,Muh.Ikhsan, secara teknis menjelaskan bahwa Porda Jabar yang diselenggarakan di Kabupaten Bogor mempertandingkan 60 cabor dan 879 Nomor Pertandingan, yang merupakan cabor terbanyak sepanjang sejarah Porda Jabar.Kemudian untuk Peparda, mempertandingkan 12 cabor dan 502 Nomor Pertandingan.

Kemudian untuk jumlah Medali, untuk Porda kata Ikhsan Panitia menyiapkan7417 Keping Medali yang terdiri atas, 2204 Medali Emas, 2212 Medali Perak dan 3001 Medali Perunggu. Kemudian untuk Peparda, Medali yang disiapkan sebanyak 1506 medali, yang terdiri dari 502 medali Emas, 502 Perak dan 502 Medali Perunggu.

Terkait kontribusi KONI Kabupaten Bogor terhadap Suksesnya Porda Tersebut, diakui oleh Ketua KONI Kabupaten Bogor H.Rusdi yang tak lepas dari kordinasi intens dengan Dispora Kabupaten Bogor, dalam membina mental dan prestasi atlit dalam menyongsong Porda tahun lalu tersebut.

” Kami punya tantangan sendiri karena dengan 60 cabor yang akan dipertandingkan dengan target juara umum bukanlah pekerjaan mudah, tapi berkat kordinasi dengan Dispora Kabupaten Bogor yang kerap melakukan pelatihan pembinaan mental dan prestasi atlit,Kita sukses menyelenggarakan even tersebut, dan kami keluar sebagai juara umum, karena ini berat untuk mempertahankan predikat juara ini, saya selalu ketua KONI akan menyerahkan kepemimpinan ke yang lebih Muda dalam waktu dekat,” Pungkasnya….bersambung.|smd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *