CEREMONY

Peserta Luar Provinsi Apresiasi Pelaksanaan Kejuaraan Archery Gubernur Cup Sulbar 2026, Beri Masukan untuk Tingkatkan Kualitas Kejuaraan


BANNIQ.Id.Mamuju. Kejuaraan Panahan Gubernur Cup Sulbar 2026 yang berlangsung sejak 30 Juni hingga ditutup pada Minggu (5/7/2026) mendapat apresiasi dari para peserta, khususnya kontingen yang datang dari luar Provinsi Sulawesi Barat.

Kejuaraan yang berlangsung selama lima hari ini resmi ditutup oleh Wakil Ketua KONI Sulbar, Ilham Idris. Turnamen tersebut diikuti klub-klub panahan dari delapan provinsi, yakni enam provinsi di Pulau Sulawesi, Kalimantan Timur, dan Papua Selatan.

Kunker Ke Provinsi Kepri, Agus Ambo Djiwa: Batam Punya Modal Kuat untuk Jadi Pusat Investasi Nasional

Pelatih Orchid Archery Makassar, Zulfikar, mengaku puas dengan penyelenggaraan kejuaraan yang dinilai mampu menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk terus meningkatkan kemampuan.

Zulfikar mengatakan, Kejuaraan Panahan Gubernur Sulbar Cup telah terlaksana dengan baik dan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para atlet untuk terus berlatih menghadapi berbagai kejuaraan panahan berikutnya.

Persaingan Sengit Warnai Hari Ketiga Even Archery Open Turnamen Gubernur Sulbar Cup, Beberapa Nomor Lomba Sudah Persembahkan Medali

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Panitia Perpani Sulbar dan Perpani Mamuju atas pelaksanaan turnamen tersebut.

Apresiasi serupa disampaikan Ofisial PPU Archery Club, Fahrul Anwar. Menurutnya, sejak pertama tiba di Sulawesi Barat, seluruh peserta merasakan keramahan panitia dan masyarakat. Selain itu, fasilitas pertandingan yang disiapkan juga dinilai sudah sangat baik.

Terpilih Aklamasi,Yaumil Ambo Djiwa Kembali Pimpin Golkar Pasangkayu untuk Periode Kelima

Meski demikian, Fahrul berharap beberapa aspek teknis dapat menjadi bahan evaluasi agar kualitas penyelenggaraan kejuaraan semakin meningkat pada edisi berikutnya.

Ia menilai manajemen waktu pertandingan perlu lebih tertata agar jadwal berjalan sesuai rencana dan tidak banyak waktu yang terbuang (wasting time). Menurutnya, sejak awal hingga akhir pertandingan masih terdapat sejumlah jeda yang seharusnya bisa dimanfaatkan lebih efektif.

Selain itu, Fahrul juga menyoroti kesiapan tim lapangan dan tim teknis pelaksana. Menurutnya, saat jeda pertandingan, tim lapangan seharusnya dapat bekerja lebih proaktif tanpa harus menunggu instruksi sehingga proses pertandingan dapat berlangsung lebih efisien.
Ia juga memberikan masukan terkait koordinasi para judge atau wasit pertandingan.

Menurut Fahrul, sebelum perlombaan dimulai sebaiknya dilakukan briefing agar seluruh perangkat pertandingan memiliki pemahaman yang sama terhadap prosedur pertandingan.
Fahrul juga berharap perlengkapan pendukung bagi judge, seperti kartu kuning, kartu merah, serta mekanisme penentuan skor hingga pelaksanaan shoot off, dipersiapkan lebih matang sehingga seluruh proses pertandingan dapat berjalan lebih profesional.

Secara keseluruhan, Fahrul menilai Kejuaraan Panahan Gubernur Cup Sulbar 2026 telah berlangsung sukses. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Perpani Sulbar agar penyelenggaraan kejuaraan pada tahun-tahun mendatang semakin baik dan berstandar nasional./***

× Advertisement
× Advertisement