BANNIQ.Id. Polewali. Guna memastikan kesiapsiagaan fisik aparatur tetap berada dalam kondisi prima saat menjalankan tugas kemanusiaan, jajaran UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menerima kunjungan tim medis dari Puskesmas Matakali pada Senin (6/7/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Aula Mako Damkar Polman ini menyasar seluruh personel dan staf guna mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan akibat tingginya beban kerja di lapangan.
Pemeriksaan massal ini dipimpin langsung oleh Krisdianawati, S.Kep., Ns., bersama 5 orang petugas medis dari Puskesmas Matakali.
Agenda ini dilaksanakan dalam rangka screening penyakit tidak menular (PTM) berkala sekaligus menyukseskan program nasional Cek Kesehatan Gratis yang wajib diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia satu tahun sekali.
Melalui pemeriksaan ini, para personel dicek secara menyeluruh mulai dari tekanan darah hingga kadar gula darah, di mana jika ditemukan adanya indikasi klinis, personel dapat langsung berkonsultasi dengan dokter setempat.
Berdasarkan catatan rekam medis dari Puskesmas Matakali selama dua tahun terakhir, ditemukan beberapa petugas Damkar Polman yang memiliki riwayat hipertensi ringan, walau dalam jumlah yang relatif kecil.
Mengingat beban kerja petugas yang harus bersiaga penuh selama 1×24 jam sehari suntuk, tim perawat Puskesmas Matakali turut membagikan sejumlah tips kesehatan krusial, seperti :
- Kewajiban mengelola stres kerja,
- Mengatur asupan pola makan sehat,
- Mengonsumsi suplemen vitamin, serta
- Memanfaatkan waktu selingan di tengah piket shift untuk beristirahat guna menjaga kerja jantung agar tidak terbebani secara berlebihan.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polman, Imran, S.IP., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah proaktif dan perhatian medis yang diberikan oleh Puskesmas Matakali kepada jajarannya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Krisdianawati dan tim Puskesmas Matakali atas pelaksanaan program nasional ini di markas kami. Profesi pemadam kebakaran menuntut kesiapan fisik yang luar biasa berat karena taruhannya adalah nyawa dan keselamatan publik. Adanya edukasi pengelolaan stres dan pola hidup sehat saat berjaga 1×24 jam ini sangat penting agar anggota kami tahu kapan harus mengistirahatkan jantung dan fisiknya secara berkala. Kesehatan personel adalah aset utama kami dalam menjaga kelancaran operasi di seluruh wilayah Polewali Mandar,” tegas Imran, S.IP., M.M.
Melalui pemeriksaan yang berjalan tertib dan lancar dari pagi hari ini, manajemen Damkar Polman berharap seluruh personel yang bertugas, baik dari Regu A, B, maupun C, dapat terus memantau kondisi fisik mereka secara mandiri demi mengoptimalkan response time pelayanan dan proteksi bagi masyarakat luas./Ram/asdar.








