BANNIQ.Id. Tapalang. Proses seleksi perangkat desa di Pasa’bu, Dusun Beru-Beru, Kecamatan Tapalang Barat, menuai sorotan. Salah satu peserta, Nurdiansyah, mengungkap dugaan manipulasi dan ketidaknetralan panitia.
Ia menilai proses rekrutmen tidak berjalan independen. Oknum panitia yang juga menjabat Sekretaris Desa, bersama pihak BPD, diduga mengarahkan dukungan ke calon tertentu.
“Seharusnya panitia netral. Kalau sejak awal sudah berpihak, ini bukan lagi soal kompetensi,” ujarnya, Rabu (1/4/2025).
Nurdiansyah juga menduga ada upaya menjegal dirinya karena dianggap sulit diintervensi. Ia menyoroti kejanggalan penilaian, di mana dirinya meraih nilai wawancara tertinggi (95), namun kalah di akumulasi akhir akibat selisih nilai tes tertulis.
Selain itu, ia mengungkap dugaan bahwa salah satu peserta lain hanya dijadikan pelengkap dalam skenario seleksi.
Menanggapi hal ini, BPD Desa Pasa’bu melalui Ardiansyah menyatakan akan menelusuri kebenaran dugaan tersebut. Jika terbukti, pihaknya akan berkoordinasi dengan camat.
Camat Tapalang Barat, Jaharuddin, menegaskan tidak akan memberikan rekomendasi jika ditemukan pelanggaran dalam proses seleksi.
Nurdiansyah menyatakan akan membawa bukti ke tingkat kecamatan dan BPD. Jika tidak ada penyelesaian, ia siap melaporkan kasus ini ke Ombudsman.
Hingga berita ini diterbitkan, panitia seleksi dan Kepala Desa Pasa’bu belum memberikan keterangan resmi./ham.








