BANNIQ.Id.Jakarta. Upaya transformasi Kabupaten Mamuju menjadi Kota Mamuju mendapat dukungan terbuka dari Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Kabupaten Mamuju di Jakarta, Selasa(23/6/2026).
Menurut Dede Yusuf, usulan pembentukan Kota Mamuju memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan ratusan usulan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang selama ini diterima Komisi II DPR RI. Pasalnya, yang diusulkan bukanlah pemekaran wilayah baru, melainkan perubahan status ibu kota Provinsi Sulawesi Barat dari kabupaten menjadi kota.
“Pada dasarnya kami sering menerima audiensi dari berbagai daerah dengan isu pemekaran daerah otonomi baru. Namun ada beberapa yang berbeda, dan salah satunya adalah usulan dari Sulawesi Barat ini.
Yang diminta bukan pemekaran wilayah baru, melainkan mengubah Ibu Kota Sulawesi Barat dari kabupaten menjadi kota. Artinya, mentransformasikan Kabupaten Mamuju menjadi Kota Mamuju,” ujar Dede Yusuf.
Legislator yang juga dikenal sebagai mantan aktor nasional itu menilai, setelah lebih dari dua dekade berdiri sebagai provinsi, Sulawesi Barat membutuhkan pusat pemerintahan yang lebih fokus pada pembangunan kawasan perkotaan.
“Secara logika, setelah 22 tahun berjalan, Sulawesi Barat memang memerlukan ibu kota yang lebih fokus pada pembangunan dengan konteks perkotaan.
Dengan pertumbuhan penduduk, peningkatan infrastruktur, dan kebutuhan pelayanan publik yang semakin besar, sudah sepantasnya Sulawesi Barat bertransformasi menjadi provinsi yang lebih maju,” jelasnya.
Karena itu, Komisi II DPR RI mendukung agar usulan pembentukan Kota Mamuju segera didorong ke pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri, untuk masuk dalam pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait Daerah Otonomi Baru.
“Oleh karena itu kami mendukung agar usulan ini segera didorong ke pemerintah melalui Kemendagri untuk dimasukkan dalam RPP terkait DOB. Jika tidak ada kendala, kami berharap pada Desember 2026 seluruh kajian dan usulan pemerintah, termasuk Mamuju, sudah dapat diselesaikan,” tegas Dede Yusuf.
Menanggapi dukungan tersebut, Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, mengaku semakin optimistis dan bersemangat untuk memperjuangkan terwujudnya Kota Mamuju. Ia menegaskan bahwa berbagai persyaratan administratif maupun teknis telah dipersiapkan oleh pemerintah daerah.
Menurut Sutinah, kesiapan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur pendukung seperti Kantor Balai Kota, dokumen kajian akademik, hingga persetujuan kepala daerah yang menjadi syarat penting dalam proses pembentukan daerah otonomi baru.
“Ini adalah cita-cita dan harapan kita bersama. Secara pribadi maupun sebagai Bupati Mamuju, saya berharap Kota Mamuju dapat terwujud pada masa kepemimpinan saya. Mohon dukungan dan doa seluruh masyarakat agar transformasi ini dapat segera menjadi kenyataan, sehingga percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan dapat semakin ditingkatkan,” tutup Sutinah./***








