BANNIQ.Id. Mamuju. Di balik tugas utamanya sebagai institusi penegak hukum, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat juga terus meneguhkan komitmennya dalam menjalankan fungsi sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Semangat berbagi dan kepedulian itu kembali diwujudkan pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui penyembelihan hewan kurban dan penyaluran daging kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pada Sabtu (30/5/2026), Kejati Sulbar melaksanakan penyembelihan sebanyak enam ekor sapi kurban di area kantor Kejati Sulbar Jalan RE Martadinata Mamuju, yang selanjutnya didistribusikan kepada para penerima manfaat di Mamuju.
Ketua Panitia Kurban Kejati Sulbar, Fathoni Fathan, SH., MH., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini kami dapat melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak enam ekor sapi yang dagingnya akan didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat,” ujarnya.
Menurut Fathoni yang juga menjabat sebagai Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aslidsus) Kejati Sulbar, kegiatan kurban ini merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian Kejaksaan kepada masyarakat. Kehadiran Kejaksaan tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Kejaksaan untuk membantu sesama, khususnya pada momentum Iduladha yang sarat dengan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kebersamaan,” jelasnya.
Dari enam ekor sapi yang disembelih, diperkirakan menghasilkan sekitar 300 kilogram daging kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap daging kurban yang disalurkan dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat bersama keluarganya dalam merayakan Idul adha tahun ini,” pungkas Fathoni.
Melalui kegiatan ini, Kejati Sulbar kembali menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui fungsi penegakan hukum, tetapi juga melalui peran sosial dan keagamaan yang menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan, kepedulian, dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah kehidupan bermasyarakat./***








