BANNIQ.Id. Pasangkayu. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pasangkayu dijadwalkan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada 27 Juni 2026 mendatang. Kepastian jadwal tersebut merupakan hasil rapat pengurus DPD Partai Golkar Pasangkayu yang dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2026.Sekretaris Umum DPD Partai Golkar Pasangkayu, H. Saefuddin Baso, membenarkan bahwa jadwal pelaksanaan Musda telah resmi diputuskan dalam rapat pengurus.
“Benar, jadwal pelaksanaan Musda telah diputuskan dalam rapat pada Rabu, 17 Juni 2026,” ujar Saefuddin, Jumat (19/6/2026).
Ia menegaskan, seluruh tahapan Musda akan berjalan sesuai aturan organisasi yang berlaku.
Proses demokrasi internal tetap dijalankan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi Partai Golkar, meskipun nantinya hanya terdapat satu kandidat yang maju.
“Musda tetap akan berlangsung secara normal sesuai mekanisme yang telah diatur dalam AD/ART dan Peraturan Organisasi Partai Golkar, meskipun misalnya nanti hanya ada satu calon,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat, Usman Suhuriah, memastikan bahwa jadwal Musda Pasangkayu telah mendapatkan pengesahan dari DPD I Partai Golkar Sulbar.
“Usulan pelaksanaan Musda dari DPD Partai Golkar Pasangkayu telah kami sahkan pada tanggal 27 Juni 2026. Kegiatan ini juga direncanakan akan dihadiri langsung Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar, H. Samsul Mahmud, yang kemungkinan akan langsung bertolak dari Jakarta menuju Makassar atau Palu karena masih memiliki sejumlah agenda di ibu kota pada pekan depan,” ungkap Usman.
Menurutnya, seluruh prosedur dan mekanisme Musda tetap akan berjalan sebagaimana mestinya, termasuk proses pendaftaran bakal calon ketua yang bersifat terbuka.
“Pendaftaran calon bersifat open bidding. Karena itu, Steering Committee (SC) Musda tetap akan membuka pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Semua tahapan akan berjalan sebagaimana Musda pada umumnya,” tambahnya.
Menjelang pelaksanaan Musda, nama Yaumil Ambo Djiwa menjadi figur yang paling kuat dan banyak diperbincangkan untuk kembali memimpin DPD Partai Golkar Pasangkayu periode 2025–2030.
Yaumil yang saat ini masih menjabat Ketua DPD Partai Golkar Pasangkayu disebut telah memperoleh diskresi dari DPP Partai Golkar untuk kembali maju, meskipun telah memimpin partai tersebut selama dua periode.
Kuatnya dukungan terhadap Yaumil tidak terlepas dari capaian politik Partai Golkar di Kabupaten Pasangkayu dalam beberapa tahun terakhir. Pada Pemilu Legislatif 2024, Partai Golkar berhasil meraih tujuh kursi di DPRD Pasangkayu dan mengantarkan kadernya menduduki kursi Ketua DPRD.
Sementara pada Pilkada Serentak 2024, Yaumil Ambo Djiwa kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Pasangkayu pada periode kedua bersama wakilnya, Herny Agus.
Capaian tersebut semakin menegaskan posisi Pasangkayu sebagai salah satu basis kekuatan utama Partai Golkar di Sulawesi Barat.
Soliditas kader, kekuatan mesin partai hingga tingkat akar rumput, serta keberhasilan mempertahankan kepercayaan publik menjadi modal politik yang sangat berharga dalam menghadapi berbagai agenda politik mendatang.
Musda kali ini bukan sekadar forum memilih ketua, melainkan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, merumuskan strategi perjuangan, dan memastikan Partai Golkar tetap menjadi kekuatan politik dominan di Pasangkayu.
Dengan fondasi yang kuat dan rekam jejak kemenangan yang konsisten, Golkar Pasangkayu optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan pengaruh politiknya dalam setiap perhelatan demokrasi di masa yang akan datang./***








