BANNIQ.Id, Pasangkayu – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Pasangkayu yang dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Hotel Mutiara Pasangkayu, proses penjaringan bakal calon ketua mulai memasuki tahapan penting.
Ketua DPD Partai Golkar Pasangkayu petahana, H. Yaumil Ambo Djiwa, resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon ketua. Pengambilan formulir dilakukan tim yaumil Muliadi pada Kamis (25/6/2026).
Sekretaris DPD Partai Golkar Pasangkayu, Saefuddin Baso, membenarkan bahwa proses pendaftaran telah berjalan sesuai mekanisme organisasi yang telah ditetapkan panitia pelaksana Musda.
“Tadi siang H. Yaumil Ambo Djiwa sudah mengambil formulir yang diwakili oleh timnya. Insya Allah besok sebelum salat Jumat formulir tersebut akan dikembalikan,” ujar Saefuddin.
Ia menjelaskan bahwa sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran bakal calon ketua akan ditutup pada Jumat malam, 26 Juni 2026, tepat pukul 24.00 WITA.
“Besok malam pukul 24.00 WITA pendaftaran resmi ditutup,” tambahnya.
Musda DPD Partai Golkar Pasangkayu sendiri rencananya akan dibuka langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat, H. Samsul Mahmud. Agenda ini menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Pasangkayu untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi lima tahun ke depan.
Sejumlah kader dan pengurus menilai peluang Yaumil Ambo Djiwa untuk kembali memimpin Partai Golkar Pasangkayu sangat besar. Selain berstatus petahana, Yaumil disebut telah menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang mampu membawa Partai Golkar meraih berbagai pencapaian politik strategis.
Di bawah kepemimpinannya, Partai Golkar berhasil mempertahankan posisi sebagai kekuatan politik utama di Pasangkayu. Golkar mampu mengantarkan kadernya menduduki kursi Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu serta mengantarkan Yaumil Ambo Djiwa kembali terpilih sebagai Bupati Pasangkayu untuk periode kedua.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu indikator kuat bahwa kepemimpinan Yaumil masih mendapat kepercayaan dari kader maupun masyarakat. Selain itu, komunikasi politik yang terbangun dengan berbagai elemen partai dan masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam menjaga soliditas organisasi.
Bahkan, hingga menjelang penutupan pendaftaran, Yaumil Ambo Djiwa diperkirakan menjadi satu-satunya kandidat yang akan bertarung dalam Musda kali ini. Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa Yaumil telah mengantongi diskresi dari DPP Partai Golkar, yang semakin memperkuat posisinya dalam kontestasi pemilihan ketua DPD Golkar Pasangkayu.
Dengan rekam jejak keberhasilan yang telah ditorehkan serta kemampuan menjaga soliditas partai, banyak pihak menilai Yaumil Ambo Djiwa masih sangat layak untuk melanjutkan kepemimpinannya dan membawa Partai Golkar Pasangkayu semakin kuat menghadapi tantangan politik di masa mendatang./***








