BANNIQ.Id. Mamuju. Belum genap sepekan setelah terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Majene periode 2026–2031, Dr. Muliadi Bintaha langsung bergerak menyiapkan formasi kepengurusan baru. Langkah awal tersebut ditandai dengan rencana rapat bersama tim formatur untuk membahas penyusunan struktur kepengurusan Golkar Majene lima tahun ke depan.
Muliadi mengatakan, rapat tim formatur dijadwalkan berlangsung Minggu sore (1/11/2026), dengan agenda utama merumuskan komposisi kepengurusan DPD Partai Golkar Majene periode 2026–2031.
“Iya, sebentar sore saya undang tim formatur untuk rapat membahas penyusunan formasi kepengurusan DPD Golkar Majene periode 2026–2031,” jelas Muliadi Bintaha, Minggu (1/11/2026).
Tim formatur tersebut terdiri atas Muliadi Bintaha selaku ketua terpilih, Hastuti Indriyani dari DPD I Partai Golkar Sulbar, Suharno dan Syarifuddin yang mewakili DPK, serta Sofyan sebagai representasi organisasi Hasta Karya.
Percepatan penyusunan kepengurusan ini menjadi bagian dari langkah konsolidasi organisasi pasca-Musda XI Partai Golkar Majene. Muliadi berharap, formasi kepengurusan yang terbentuk nantinya mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme pengelolaan organisasi, serta menghadirkan kerja-kerja politik yang lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Muliadi juga mengapresiasi bergabungnya Arisminandar Kalma Katta ke dalam jajaran Partai Golkar Majene. Arisminandar dipersiapkan untuk mengemban posisi Ketua Harian dan bersama-sama membangun kekuatan organisasi.
Sementara itu, dua posisi strategis lainnya, yakni Sekretaris dan Bendahara, masih akan dibahas bersama tim formatur sebelum komposisi kepengurusan ditetapkan.
Muliadi berharap, kepengurusan baru Golkar Majene tidak sekadar menjadi susunan personalia organisasi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan pengabdian politik yang mampu memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat.
Dengan konsolidasi yang solid, pembagian tugas yang proporsional, serta semangat kebersamaan seluruh kader, Golkar Majene diharapkan mampu membangun kembali kepercayaan publik dan memperkuat peran organisasi dalam dinamika politik serta pembangunan daerah./***











