BANNIQ.Id. Pasangkayu. Tradisi bahari yang tumbuh dan diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat pesisir perlu terus dijaga dan dikembangkan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Katinting Race Vovasanggayu Cup I Seri 3 BCC yang berlangsung di Pantai Tanjung, Kota Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Jumat (30/10/2026).
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Agus Ambo Djiwa, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan lomba perahu katinting. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang adu kecepatan dan keterampilan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi bahari sekaligus mengembangkan olahraga masyarakat pesisir.
Katinting Race kali ini berlangsung meriah dengan melibatkan 46 peserta dari sejumlah kabupaten di Sulawesi Barat, yakni Pasangkayu, Majene, dan Polewali Mandar (Polman). Tingginya antusiasme peserta dan masyarakat yang memadati lokasi perlombaan menjadi gambaran bahwa tradisi balap perahu katinting masih memiliki tempat istimewa dalam kehidupan masyarakat pesisir.
Agus Ambo Djiwa menilai, perlombaan perahu katinting memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi agenda tahunan berskala lebih luas. Selain menjaga warisan budaya bahari, kegiatan semacam ini juga dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Selain memperkenalkan kekayaan budaya bahari Sulawesi Barat, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana promosi daerah serta membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata lokal,” jelas mantan Bupati Pasangkayu dua periode tersebut.
Ia juga berharap seluruh peserta senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan mengutamakan keselamatan selama perlombaan berlangsung. Lebih dari itu, Katinting Race diharapkan menjadi ruang mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarmasyarakat dari berbagai kabupaten.
Menurut Agus, semangat kebersamaan harus menjadi ruh dalam setiap kegiatan olahraga maupun upaya pelestarian budaya daerah. Dengan demikian, perlombaan tidak hanya melahirkan kompetisi yang menarik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan kebanggaan masyarakat terhadap tradisi lokal.
Ia berharap Katinting Race Vovasanggayu Cup dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi salah satu ikon wisata bahari Kabupaten Pasangkayu.
“Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, serta berbagai pihak, tradisi perahu katinting diharapkan tetap lestari, semakin berkembang, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Barat,” ujar Agus.
Wakil Bupati Pasangkayu, Herny Agus, turut menghadiri kegiatan tersebut bersama sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati olahraga di Kabupaten Pasangkayu.











