BANNIQ.Id. Mamuju. Sistim Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025, yang masih diaksanakan dengan sistim zonasi, Afirmasi, dan Prestasi berefek terhadap minat calon siswa SMAN 3 Mamuju yang hanya menerima satu Kelas padahal Kuota Rombel siap untuk 4 kelas.

Kondisi ini disebabkan oleh sistim Zonasi, dimana sebelumnya calon Siswa yang banyak bersekolah di SMAN 3 Mamuju berasal dari daerah Kecamatan. ” Tahun ini kita hanya menerima satu kelas itupun jumlahnya hanya 21 orang jumlahnya, padahal untuk kelas sebelumnya kita masih ada 3 dan 4 kelas,” jelas wakasek Bidang Kesiswaan, Nurjaya, ST, Selasa (29/7/25).
Pada sekolah ini,dari segi fasilitas cukup lengkap karena memiliki asrama siswa.” Siswa kita yang lalu banyak dari kecamatan, tetapi karena sistim Zonasi mereka mungkin ragu kalau kesini mendaftar karena zonanya juga di kecamatan, bahkan siswa kita juga yang sebelumnya banyak dari kecamatan tinggal di Asrama karena kita memiliki asrama, tapi sekarang banyak yang kosong,” imbuhnya.
Untuk di Kota mamuju sendiri , tidak mampu bersaing dengan sekolah besar karena melaksanakan penerimaan hingga dua gelombang.
” Ini menjadi tantangan tersendiri bagi ke depan semoga bisa kembali banyak diminati, dan harapan kami pihak Dinas bisa melakukan pemantaan dan pengawasan terhadap proses penerimaan siswa baru,” Pungkasnya./***






