PILKADA
Beranda » Dibatasi Hanya 50 Peserta, Ratusan Warga Rela Berdiri di Luar Gedung Demi Mendengarkan Kampanye Patmawati-Lukman

Dibatasi Hanya 50 Peserta, Ratusan Warga Rela Berdiri di Luar Gedung Demi Mendengarkan Kampanye Patmawati-Lukman

Warga Simbang Pamboang antusias menyimak materi Kampanye Cabup Patmawati Fahmi(photo:oji)

BANNIQ.Id.Majene. Tim kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Majene nomor 1, Hj. Patmawati Fahmi – Lukman, sudah berusaha keras membatasi jumlah pendukung yang datang untuk menjalankan penerapan protokol kesehatan, saat keduanya berkampanye di Simbang, Kecamatan Pamboang, Selasa, 3 November 2020, malam.

Namun, antusiasme warga tak tertahankan. Tim kampanye yang hanya menyiapkan tak lebih dari 50 kursi di dalam sebuah gedung olahraga, kaget ketika mengetahui di luar ruangan masih ada ratusan warga yang ingin masuk.

Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, KPU Mateng Gelar FGD

“Padahal, di dalam ruang sudah cukup kuota 50 seperti syarat kampanye KPU,” kata salah seorang anggota tim 01.

Pihak Bawaslu kemudian melarang menambah kapasitas ruangan dan meminta warga pulang. Namun, sejumlah warga memilih bertahan, meski hanya di luar gedung.

PHP Pemohon Ditolak, KPU Tetapkan Paslon Arsal-Askary Sebagai Bupati-Wakil Bupati Mateng Terpilih

“Kita tetap ikut, meski ini di luar ruangan. Kami sangat ingin lihat Ibu Patmawati dan Pak Lukman,” kata Sahria, seorang ibu rumah tangga.

Agar pemaparan Patma – Lukman kendengaran ke luar ruangan, tim kemudian mengarahkan pengeras suara ke luar ruangan.

Putusan Dismisal, PHP Pilkada Pasangkayu Dihentikan, Tim Hukum Berharap Yaumil-Herny Dilantik Serentak 20 Februari

“Saya mengucapkan terima kasih, dan sangat menghargai kedatangan Bapak Ibu meski harus berdiri di luar ruangan. Ini menjadi semangat luar biasa bagi saya dan Pak Lukman, bahwa kami benar-bensr tak sendiri dalam perjuangan ini,” katanya.

Beberapa emmak-emmak yang bertahan di luar ruangan hingga acar selesai, menemui Patmawati ketika berjalan ke luar gedung. Beberapa di antara mereka terlihat haru dan menitikkan air mata. “Ibu sabar, hadapi semua tuduhan dan fitnah dengan tegar. Kami akan terus bersama ibu,” Ujar Salah seorang Warga yang namanya tak ingin dimediakan.|oji/asdar

× Advertisement
× Advertisement