Dukung Pembelajaran Tatap Muka, Guru dan Tendik di Mamuju Masih Ikuti Vaksinasi Covid 19

Hits: 4

Kadispora Mamuju,Drs.Hj.Murniani,MM(photo:banniq)

BANNIQ.Id.Mamuju.Menyambut pembelajaran tatap muka yang diagendakan bulan Juli ini, bagi sekolah dasar dan SLTP di Kabupaten Mamuju, pihak Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olah Raga (Dispora) tinggal menunggu proses Vaksinasi Covid 19 yang tengah berlangsung di semua kecamatan bagi guru dan tenaga Kependidikan (Tendik).

” Saat ini masih berlangsung proses Vaksin di seluruh kecamatan untuk guru dan tenaga kependidikan, guna menyambut pembelajaran tatap muka yang kita rencanakan pada awal Juli nanti,” Jelas Kadispora Mamuju,Hj Murniani,Kamis(3/6/2021).

Meskipun jumlah dari guru dan tendik yang sudah vaksin belum ada data valid berapa yang telah selesai vaksin, namun Murniani yakin sebelum memasuki pembelajaran Tatap muka, semua guru sudah melakukan vaksin.

” Kami belum tahu berapa jumlah guru dan Tendik yang sudah melakukan vaksin karena masih berlangsung di semua kecamatan, namun kami yakin akan selesai sebelum pembelajaran tatap muka Juli nanti,” ujarnya.

Selain vaksinasi sebagai upaya untuk mendukung pembelajaran tatap muka tersebut, berbagai pedoman juga telah disiapkan untuk menyambut pembelajaran tatap.muka tersebut kata Hj.Murniani seperti pelarangan adanya aktivitas kantin di sekolah mengingat waktu pembelajaran yang hany 2 jam karena dibagi dalam kelompok ship.

” Selain vaksin dan prokes, kami juga telah menyiapkan berbagai pedoman sebelum Pembelajaran tatap muka nanti seperti rekomendasi orang tua, kemudian pengaturan jumlah siswa yang hanya 50 persen dari jumlah dan kita kelompokkan dalam beberapa ship, waktu pembelajaran hanya dua jam, dan kami juga melarang untuk tidak ada aktivitas penjualan makan dan minum di sekolah,” imbuhnya.

Selain itu, masih terkait tentang kewaspadaan terhadap penyebaran Covid 19 di sekolah sebut Murniani, pihaknya juga telah menginformasikan kepada semua sekolah yang dinaungi Dispora Kabupaten Mamuju, bila ada guru atas siswa yang sakit dihimbau untuk tidak ke sekolah untuk menjaga kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan.

” Untuk kewaspadaan terhadap kemungkinan penyebaran Covid 19 di sekolah pada saat pembelajaran tatap muka nanti, kami juga sudah menghimbau pihak sekolah jika ada guru atau siswa yang mengalami gejala sakit, jangan dulu ke sekolah sebaiknya istirahat di rumah demi mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan,” Simpulnya.|asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *