Kadisdikbud Sulbar Kaji Rencana Pembelajaran Kembali di Sekolah

Hits: 70

Kadisdikbud Sulbar, Prof.Dr.Gufran Darma Dirawan saat menerima kunjungan Anggota Dewan Pendidikan Beberapa hari lalu(photo:smd)

BANNIQ.Id.Sulbar. Pembelajaran Online yang selama ini berlangsung di Semua jenjang sekolah sejak Pandemi Covid 19 merebak, dipandang tidak efektif lagi mengingat mekanisme pembelajaran itu sendiri ada bagian Pembelajaran yang tidak sampai secara total ke siswa, olehnya dipandang perlu untuk segera kembali untuk pembelajaran di Sekolah.

Mengacu di beberapa daerah di Sulsel yang sudah mulai membuka kembali sekolah dan aktivitas belajar kembali seperti sediakala, mengilhami Kadis Pendidikan Sulbar untuk mengkaji rencana pembukaan kembali Sekolah yang selama ini proses belajar mengajar berlangsung secara online.

” Kami tengah mengkaji persiapan pembukaan kembali sekolah, apalagi kabupaten di Sulsel seperti di Pinrang sudah membuka sekolah kembali, kita di Sulbar yang masuk Zona Hijau itu Pasangkayu, ini yang sementara kita kaji persiapannya,” Kata Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar,Prof Gufran Darma Dirawan, belum lama ini saat menerima audiensi Anggota Dewan Pendidikan Sulbar di Ruang Kerjanya.

Untuk pembukaan tersebut lanjut Gufran, mengacu pada empat syarat yakni persetujuan orang tua, Kebijakan, Persiapan Sekolah untuk Membuka kembali sekolah dan kesiapan sarana dan prasarana sekolah untuk mendukung pembukaan kembali sekolah tersebut. Selain itu tambahnya, Dokumen sebagai panduan pembukaan sekolah di Era Pandemi ini juga perlu disiapkan.

” Kita juga sementara menunggu Panduan kesiapan untuk pembukaan sekolah dan saat ini masih disusun di Pusat dan tim penyusunnya beberapa dari mereka teman saya, kita berharap panduan tersebut selesai segera sehingga dapat digunakan pada saat memasuki awal tahun 2021,” Imbuhnya.

Mantan Pembantu Rektor UNM ini sadar bahwa ada hal yang tidak tersampaikan secara maksimal ke siswa jika proses pembelajaran secara zoom atau online.

” Ada kajian teman di Sulsel terkait pembelajaran online ini, jadi ada sesuatu yang tak tersampaikan, contohnya siswa disampaikan untuk mengerjakan LKS pada hari Senin kemudian dikumpul lagi pada hari Kamis, yang hilang nilai-nilai kejujuran dan keteladanan dari guru yang mesti ditiru oleh siswa, juga mereka para siswa ini hilang interaksi dengan teman-temanya,” Imbuhnya.

Untuk mendukung kesiapan tersebut masih Gufran, Dirinya telah berkomunikasi dengan Kabidnya dan para kasek untuk melakukan persiapan pembukaan sekolah.

” Saya sudah komunikasi dengan Kabid SMA dan SMK menyusul para kasek untuk membicarakan persiapan pembukaan Sekolah Tersebut,” Simpul Putra Budayawan Mandar Almarhum Prof.Dr.Darmawan Mas’ud Rahman ini.| Samad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *