MN Budiman: Pecatur Sulbar Berpeluang Raih Medali Perunggu di PON XX Papua

Hits: 97

Swill-belhotel Merauke sebagai Venue Cabor Catur(photo:repro)

BANNIQ Id.Jayapura.Salah satu Cabor yang diikuti oleh Atlit Sulbar yakni Catur, dengan tiga kategori lomba yakni catur cepat terbuka Putra,catur kilat terbuka putra,Catur standar terbuka putra, yang hari ini tanggal 4 Oktober 2021 pukul 14.00 WIT sudah mulai bertanding di hotel Swissbell Merauke, akan mempertandingkan Catur Kilat sistem setengah kompetisi yang mana peserta akan saling ketemu dan hasil pertandingan bisa diakses melalui chess result INA.

Memprediksi pertandingan Cabor Catur, Master Nasional (MN) Budiman mengatakan, Berdasarkan analisa dan pengamatan dan pengalaman yang ada Master Internasional (MI) Yoseph Taher cukup diunggulkan untuk meraih medali pada setiap kategori selain Yoseph materi ke 10 pecatur cukup berimbang oleh karena itu sambung MN Budiman, MN Muh Johan diharapkan dapat tampil baik untuk memberi kejutan setidaknya pada salah satu nomor dari 3 kategori yang diikuti.

Menganalisa peluang MN Muh.Johan sebagai salah satu pecatur dari 10 pecatur yang lolos pra PON, MN Budiman, mengatakan dari 10 pecatur yang ikut bertanding di PON XX ini materinya hampir setara kecuali yang agak menonjol itu pecatur Papua,Yoseph Taher yang berpredikat sebagai Master Internasional (MI).

” Kesepuluh pecatur yang ikut di PON ini saya sudah pernah berhadapan semuanya, dan materinya hampir setara, hanya beda-beda tipis lah, yang agak menonjol itu pecatur Papua,Yoseph,” Jelas MN Budiman,Via telfon,Senin(4/10).

Untuk posisi MN Muh.Johan yang menurut Budiman, posisinya berada 4.5,6 dan 7, dan peluang untuk mendapatkan medali cukup terbuka paling tidak untuk medali perunggu, karena dalam perlombaan catur ada faktor-faktor non teknis .

” Dari aspek materi Pecatur Sulbar Muh.Johan itu berada di posisi,4,5,6 dan 7, tapi dalam catur itu ada faktor-faktor non teknis yang kerap jadi indikator kemenangan, dari tiga kategori lomba Muh.Johan memiliki peluang untuk meraih medali,yakni medali perunggu, tapi bila dapat perak itu kejutan, kalau emas super kejutan, atau kalau dua perunggu itu juga kejutan, kemudian jika tidak ada medali dari tiga kategori, itu kegagalan,” bebernya.

Lebih jauh MN Budiman menjelaskan, Peluang MN Muh Johan pada PON kali ini menurut pengamatannya lebih baik dari PON sebelumnya PON JawaBarat 2016 karena banyak pemain unggulan seperti GM Susanto Megaranto Jabar, GM Novendra Prihasmoro dari DKI memilih tampil pada nomor beregu

” Jadi ini kesempatan emas bagi MN Muh Johan dapat medali,” pungkasnya.|asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *