Rokhmin: Rengkuh Hati Rakyat dengan Memahami Masalah Dihadapi

Hits: 18

Fungsionaris DPP PDIP Rohkmin Dahuri bersama Ketua DPD PDIP Sulbar, H.Agus Ambo Djiwa di Kegiatan Rakerda I PDIP Sulbar(photo:banniq)

BANNIQ.Id.Sulbar. Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDIP Sulbar yang berlangsung hari ini, Sabtu 14 Maret 2020, Selain dihadiri Ketau DPD PDIP Sulbar,H Agus Ambo Djiwa, dan puluhan Kader PDIP serta Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten juga dihadiri oleh beberapa Fungsionaris DPP PDIP, antara lain Rokhmin Dahuri, Mindo Sianipar dan Riyanti Sukamdani.

Melaui sambutannya,Rokmin yang juga mantan Menteri Perikanan dan Kelautan di Era Presiden Gusdur dan Megawati Soekarno Putri tersebut, menjelaskan bahwa sebagai Partai Politiik,PDIP menjalankan fungsi Partai Politik,yakni merebut kekuasaan di semua jenjang antara lain,Bupati,Gubernur sampai ke perebutan Presiden Kemudian untuk bisa mencapai kemenangan tersebut maka Kader PDIP kata Dia harus solid dan bergerak. ” Kunci kemenangan itu terletak pada kesolidan kader, profesional dan terus bergerak, jangan hanya solid baru tinggal di kantor terus,” Ujar Rokhmin di Hadapan ratusan kader PDIP Sulbar yang mengikuti Rakerda I,di Matos Hotels Mamuju.

Dia menambahkan, Seorang kader PDIP sebagai partai wong cilik diharap untuk terus membesarkan Partai di Daerah Pemilihan masing-masing. Dan untuk meraih hati rakyat kata Rokhmin seorang kader harus merengkuh hati rakyat dengan melakukan pendekatan, mengenali dan mengetahui masalah yang dihadapi serta mencarikan solusi atas masalah tersebut.

” untuk membesarkan partai di daerah masing-masing maka kader PDIP harus merengkuh hati rakyat, mengetahui masalah yang dihadapi oleh masyarakat dan juga memberikan solusi atas masalah tersebut,” Tandasnya.

Untuk memahami persoalan masyarakat tersebut, sambung Rokhmin Kader PDIP harus mengetahui secara mendalam tentang persoalan yang tengah dihadapi masyarakat secara nasional.Terutama yang berkaitan dengan Income Pendapatan Masyarakat atau Grost income Nasional.

Grost Income Nasional Indonesia saat ini masih rendah yakni berada di angka RP.3950/orang.Kemudian Aspek IPM yang juga masih rendah yang mestinya berada di angka minimun 80%.

” Mungkin saat ini IPM di Sulbar hanya berkisar 69 persen, tentu ini masih perlu ditingkatkan ke level minimun 80 persen sebagai rasio standar, ini harus dipahami oleh semua kader sebagai calon-calon pemimpin di daerah,” Ungkapnya.

Selain aspek IPM, Maslah yang juga masih dihadapi bangsa saat ini masih kata Rokhmin, yakni ketimpangan ekonomi. Kesenjangan ekonomi Indonesia saat ini kata dia berada di angka 0.4%.Tugas kader PDIP bagaimna memikirkan ketimpangan tersebut menjadi pemerataan ekonomi.

Masalah lain sebut Rokhmin, yakni Maslah tenaga kerja Indikator Negara yang sejahtera, jika Semua angkatan Kerja terserap masuk di bidang-bidang pekerjaan, tidak ada yang menganggur.

” Dengan pemahaman seperti ini, Kader PDIP akan mudah merengkuh pikiran dan hati masyarakat di daerah masing-masing, karena bisa memahami apa yang menjadi persoalan mereka dan kita dapat memberi solusi terhadap Masalah itu,” Pungkasnya.|smd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *