CEREMONY

Sebelum 1 Ramadhan 1447 H, Musda DPD PG Polman Sudah Digelar


BANNIQ.Id, Polewali — Berakhirnya masa kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Polewali Mandar (Polman) periode 2020–2025 di bawah kepemimpinan H. Samsul Mahmud (HSM), yang kini terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Barat, menandai tahapan penting dalam regenerasi kepemimpinan partai di tingkat kabupaten.

Sesuai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar, Musyawarah Daerah (Musda) wajib digelar sebagai forum tertinggi untuk memilih ketua dan menyusun kepengurusan baru periode 2025–2030.

Muliadi Bintaha Gerak Cepat Susun Kepengurusan Golkar Majene, Hari Ini Rapat Tim Formatur

Untuk mempercepat proses tersebut, DPD Partai Golkar Sulawesi Barat menunjuk Andi Mappangara, Wakil Ketua Bidang Hubungan Ormas, sebagai pemantau dan koordinator kesiapan serta persiapan pelaksanaan Musda DPD Partai Golkar Polman.

Dalam menjalankan tugasnya, Andi Mappangara bekerja sesuai arahan Ketua DPD Partai Golkar Sulbar dan berhasil memfasilitasi penetapan jadwal Musda. Hasil dari rangkaian rapat dan koordinasi internal DPD Partai Golkar Polman menyepakati bahwa Musda akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026, atau sehari sebelum memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

PP LIDMI Dorong Peran Pemuda Muslim Menyongsong Kebangjitan Peradaban

“Dari rangkaian rapat dan koordinasi DPD Partai Golkar Polman telah disepakati pelaksanaan Musda pada tanggal 17 Februari 2026,” jelas Andi Mappangara melalui sambungan telepon, Senin (9/2/2026).

Terkait figur yang akan berkompetisi dalam Musda tersebut, hingga kini belum dapat dipastikan. Hal ini lantaran jadwal pembukaan pendaftaran bakal calon ketua belum ditetapkan secara resmi.

Agus Ambo Djiwa Dukung Katinting Race, Dorong Tradisi Bahari Pasangkayu Jadi Ikon WisataNaskah hasil penyuntingan:

Untuk menjaga soliditas dan kekompakan internal partai, Andi Mappangara berharap pelaksanaan Musda dapat berlangsung secara aklamasi. Namun demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tetap bergantung pada dinamika yang berkembang setelah pendaftaran bakal calon dibuka.

“Harapan besarnya memang seperti itu, tetapi nanti akan kita lihat dinamikanya setelah pendaftaran dibuka secara resmi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, meskipun belum terlihat secara jelas figur yang akan maju, publik tentu sudah dapat menilai kader-kader Partai Golkar Polman yang dinilai layak memimpin ke depan. Pada prinsipnya, seluruh kader yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftarkan diri.

“Yang jelas, semua kader yang memenuhi syarat dipersilakan mendaftar ketika pendaftaran sudah dibuka,” pungkasnya./***


× Advertisement
× Advertisement