ADVERTORIAL

Terpilih Aklamasi,Welem Sambolangi Siapkan Konsolidasi Besar Golkar Mamasa


BANNIQ.Id. Mamasa. Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Golkar Kabupaten Mamasa akhirnya menetapkan Welem Sambolangi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Mamasa periode 2026–2031.

Bupati Mamasa tersebut terpilih secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya bakal calon yang memenuhi tahapan pencalonan dalam Musda yang berlangsung di Hotel Matano 2 Mamasa, Sabtu (19/9/2026).

Semarakkan HUT Sulbar ke 22 Tahun, BPKAD Ikut Fun Run 2026

Proses pemilihan berlangsung melalui rangkaian persidangan Musda secara normatif. Agenda tersebut antara lain penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus demisioner hingga pembahasan dan penetapan bakal calon menjadi calon Ketua DPD Partai Golkar Mamasa.
Rangkaian persidangan dipimpin jajaran DPD Partai Golkar Sulawesi Barat, yakni Haderana dan Sekretaris Yehisker.

Setelah ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Mamasa, Welem Sambolangi menyampaikan komitmennya untuk mengemban amanah tersebut dengan membangun kekuatan organisasi yang lebih solid dan bekerja bersama seluruh kader.

Gubernur Sulbar Sambut Kehadiran Menag KH Nasaruddin Umar untuk Mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Menurutnya, kepemimpinan Partai Golkar Mamasa ke depan membutuhkan soliditas, kerja sama dan penguatan struktur organisasi di seluruh tingkatan.

Hal itu menjadi modal penting untuk membawa Golkar kembali menjadi kekuatan politik utama di Mamasa pada pemilu mendatang.

Semarakkan HUT Sulbar ke 22 Tahun, Pemprov Gelar Fun Run 2026

“Amanah ini akan saya emban tentu dengan dukungan seluruh kader Golkar Mamasa melalui penguatan organisasi, menguatkan soliditas dan kerja sama, agar Golkar kembali menjadi pemenang di Mamasa pada pemilu mendatang,” ujar Welem.

Ia mengatakan, langkah awal setelah pelaksanaan Musda adalah menyusun struktur kepengurusan bersama tim formatur. Penyusunan tersebut akan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan organisasi serta potensi kader dan tokoh-tokoh daerah yang bergabung ke Partai Golkar.

Bergabungnya sejumlah tokoh Mamasa ke Partai Golkar, menurut Welem, menjadi energi baru bagi partai untuk memperkuat konsolidasi sekaligus memperluas basis dukungan di tengah masyarakat.

Karena itu, kepengurusan Golkar Mamasa ke depan diharapkan mampu menghadirkan nuansa baru dalam menjalankan roda organisasi. Penguatan konsolidasi internal, pembenahan struktur hingga tingkat bawah serta membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan seluruh kader akan menjadi bagian penting dari agenda kepemimpinannya.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, Golkar Mamasa diarahkan menjadi organisasi politik yang semakin solid, terbuka dan mampu merangkul seluruh potensi kader maupun tokoh masyarakat.

Welem menegaskan, target memenangkan pemilu bukan semata-mata pekerjaan pengurus, tetapi membutuhkan kerja kolektif seluruh kader dan simpatisan.

“Tidak ada kemenangan tanpa kerja bersama. Karena itu, seluruh kader harus menjaga kekompakan, membangun komunikasi dan bergerak bersama untuk membesarkan Partai Golkar di Mamasa,” tegasnya./***

× Advertisement
× Advertisement