BANNIQ.Id. Polewali. Inovasi pelayanan kesehatan terus dikembangkan manajemen RSUD Hj. Andi Depu Polewali untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pasien.
Di bawah kepemimpinan Direktur dr. Irwandi Muis, S.PB, rumah sakit milik pemerintah daerah ini kembali menghadirkan terobosan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui program Laju Obat, yakni layanan pengantaran obat ke rumah pasien.
Program ini menjadi langkah solutif untuk mengurai antrean panjang dan kepadatan di Instalasi Farmasi yang selama ini kerap dikeluhkan pasien, terutama saat menunggu obat setelah menjalani pemeriksaan atau yang lagi pemulihan kesehatan bagi pasien rawat jalan.
Melalui inovasi tersebut, pasien tidak lagi harus menghabiskan waktu berjam-jam di rumah sakit hanya untuk mendapatkan obat, karena obat akan diantarkan langsung ke rumah oleh petugas yang telah ditunjuk.
Direktur RSUD Hj. Andi Depu Polewali, dr. Irwandi Muis, S.PB, menjelaskan bahwa program Laju Obat lahir dari perhatian manajemen terhadap kondisi pelayanan di Instalasi Farmasi yang kerap dipadati pasien.
“Kami melihat antrean dan kepadatan pasien saat menunggu obat. Untuk mengurai kepadatan tersebut, kami meluncurkan program pengantaran obat ke rumah pasien yang kami sebut program Laju Obat,” jelas Irwandi, Rabu (21/10/2026).
Menurutnya, program ini diharapkan dapat membuat proses pelayanan obat menjadi lebih efektif dan efisien. Pasien tidak perlu lagi menunggu terlalu lama di rumah sakit, melainkan dapat kembali ke rumah dan menunggu obat diantarkan oleh petugas.
Terobosan tersebut mendapat respons positif dari Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud. Ia menilai program Laju Obat sebagai langkah solutif dalam menjawab keluhan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Hj. Andi Depu.
“Ini program solutif sebagai respons atas berbagai keluhan pasien, terutama terkait layanan obat. Selain itu, program ini juga merupakan upaya untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Hj. Andi Depu,” jelas H. Samsul.
Sementara itu, Kepala Instalasi Farmasi RSUD Hj. Andi Depu, Masyita, S.Si., Apt., menjelaskan bahwa program Laju Obat dirancang untuk mengatasi persoalan antrean panjang yang membuat pasien harus menunggu hingga berjam-jam sebelum memperoleh obat.
“Program ini untuk mengatasi antrean lama pasien yang menunggu obat di Instalasi Farmasi. Melalui program Laju Obat, pasien akan lebih mudah mendapatkan obat tanpa harus menunggu lama. Mereka cukup menunggu di rumah, kemudian obat diantarkan oleh kurir kami, khusus untuk pasien rawat jalan,” ungkap Masyita.
Ia menambahkan, ketepatan dan kecepatan pengantaran menjadi perhatian dalam pelaksanaan program tersebut.
Untuk tahap awal, layanan Laju Obat masih dalam masa uji coba dan difokuskan bagi pasien yang berada di wilayah Kecamatan Polewali.
” Kami jamin obat pasien yang diantarkan oleh kurir cepat dan tepat, dan Sebagai uji coba, baru Kecamatan Polewali yang kami layani melalui program Laju Obat ini,” pungkasnya.
Kehadiran inovasi tersebut juga mendapat apresiasi dari keluarga pasien yang merasakan langsung manfaatnya.
Layanan ini dinilai memberikan kemudahan, terutama bagi pasien dan keluarga yang selama ini harus menunggu lama di Instalasi Farmasi hingga menjelang sore hari.
“Kami mengapresiasi program ini karena sangat membantu. Biasanya kami menunggu obat berjam-jam di Instalasi Farmasi, bahkan sampai sore. Namun, dengan program ini, kami cukup menunggu obat diantarkan ke rumah. Terima kasih RSUD Hj. Andi Depu,” ungkap salah seorang keluarga pasien.
Melalui program Laju Obat, manajemen RSUD Hj. Andi Depu berharap pelayanan kesehatan semakin berorientasi pada kebutuhan pasien. Inovasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, efektif, dan humanis bagi masyarakat Polewali Mandar./***











